Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi
Dream - Menghadapi sikap anak-anak terutama balita yang mudah sekali mengamuk, merengek dan berbuat sesukanya seringkali membuat orangtua kewalahan. Salah satu cara untuk membuatnya lebih tenang, time out pun diberlakukan.
Anak dibiarkan duduk sendiri di kursi, dan diminta untuk lebih tenang. Tak ada interaksi sama sekali. Kadang berhasil membuat si kecil tak lagi mengamuk. Tapi sering juga tak berhasil.
Menghadapi situasi di mana anak jadi tak terkendali memang dengan mudah memicu emosi orangtua.
Jika time out tak berhasil, malah membuat si kecil semakin menjadi, apa yang harus dilakukan? Jangan biarkan emosi menguasai, tarik nafas panjang, jika level emosi Anda tinggi sebaiknya
bersembunyi dulu sampai levelnya menurun.
" Setelah emosi stabil, baru hadapi anak. Sejajarkan tubuh dengannya dan tatap matanya. Balita sebenarnya selalu ingin berbuar baik, tapi mereka suka bingung sendiri menghadapi situasi yang baru dihadapinya," ungkap Judy Arnall, penulis buku Discipline without Distress, yang juga seorang psikolog.
Menurut Arnall, anak balita tak serta merta bisa langsung tenang saat diberi 'time out'. Mereka cenderung malah lebih tak terkendali. Hal ini karena sikap tenang merupakan keterampilan
hidup yang ditempa melalui pengalaman.
" Membiarkan anak duduk lalu meninggalkannya begitu saja tak akan membantunya. Akan lebih baik jika Anda menemaninya dan membantunya memahami emosi dan perasaannya. Bantu anak mencari cara untuk mengendalikan diri dan emosinya," ujar Arnall.
Ia juga menekankan tak ada penelitian mendetail yang mengungkap efek time out terhadap sikap anak yang membaik. Justu dengan menemani anak dan melatihnya mengendalikan diri akan jauh lebih efektif.
" Menenangkan sambil memeluk dan memintanya untuk mengurangi tangisan, coba saja. Lakukan itu berkali-kali. Kadang anak memang butuh bantuan berupa pelukan untuk membuatnya menurunkan level emosinya," ujar Arnall.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

