Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Ilustrasi Musim Pancaroba Yang Menyebabkan Munculnya Beragam Penyakit (Foto: Shutterstock)
Dream – Saat ini kita sedang memasuki musim pancaroba, yaitu peralihan antara musim penghujan menuju musim kemarau.
Musim pancaroba ditandai dengan cuaca yang tidak menentu dan perubahan suhu udara yang tidak menentu pula.
Biasanya, musim pancaroba akan mengundang banyak penyakit yang dapat menjangkit manusia. Mengapa musim pancaroba bisa menyebabkan hal demikian?
Karena suhu udara dan cuaca yang tidak menentu di musim pancaroba, dinilai dapat meningkatkan potensi munculnya berbagai penyakit. Melansir dari laman SehatQ, berikut penjelasannya.

Potensi munculnya berbagai jenis penyakit saat musim pancaroba disebabkan oleh suhu udara dan cuaca yang tidak menentu.
Hal ini disebabkan oleh, pertama, pada musim pancaroba, orang cenderung lebih sering berada atau berkumpul di tempat tertutup. Keadaan inilah yang dapat meningkatkan risiko penularan infeksi virus.
Kedua, virus dan bakteri dinilai mampu hidup lebih lama dan berkembang pada suhu serta kelembapan yang lebih rendah, seperti saat musim pancaroba.
Ketiga, musim pancaroba kemungkinan besar berpotensi membuat aliran darah menyempit, mengurangi kadar vitamin D, serta menurunkan sistem daya tahan tubuh.

Untuk menghindari beberapa penyakit yang muncul saat musim pancaroba, sebaiknya kita lebih meningkatkan daya tahan tubuh dengan mencukupi kebutuhan tubuh untuk istirahat.
Durasi tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan imunitas alami tubuh. Jika imun kuat, penyakit akan sulit menginfeksi tubuh kita. Orang dewasa disarankan untuk tidur malam 7-9 jam per hari.
Namun jika kamu mengalami kesulitan tidur, jauhkan gadget satu jam sebelum tidur, redupkan lampu kamar, dan atur suhu di dalam kamar supaya lebih nyaman.
Selain menjaga daya tahan tubuh, jangan lupa juga menerapkan pola makan sehat dan seimbang. Disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya buah dan sayur-sayuran. Kamu juga dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh.
Itulah tips menjaga kesehatan selama musim pancaroba yang bisa kamu terapkan supaya kamu terhindar dari beragam penyakit di bawah ini.

Penyakit yang patut diwaspadai kemunculannya saat musim pancaroba adalah sebagai berikut:
Influenza
Infeksi virus influenza sangat mudah terjadi dan ditularkan pada musim pancaroba. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kelembapan pada musim peralihan yang membuat virus flu bertahan lebih lama.
Influenza ditandai dengan batuk, pilek, hingga sakit tenggorokan. Kemudian disusul dengan gejala demam dan pegal-pegal. Influenza akan sangat mudah menyerang orang dengan kondisi sistem kekebalan tubuh yang rendah.
Demam Berdarah Dengue
Populasi nyamuk akan berkembang saat musim peralihan ini. penyakit yang dibawa oleh nyamuk seperti DBD lebih mungkin terjadi. Penyakit DBD ini ditandai dengan sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, mual, muntah, pembengkakan kelenjar getah bening, dan bintik-bintik merah pada kulit.
Penyakit DBD akan mudah menyerang orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah dan orang sudah terpapar virus dengue.

Asma
Penyakit yang muncul saat musim pancaroba adalah asma. Asma merupakan kondisi menyempit dan membengkaknya saluran napas yang juga memproduksi banyak lendir. Akibatnya, proses bernapas akan sulit, memicu batuk, dan menimbulkan suara bengek.
Temperature udara yang rendah serta angin kencang berpotensi membawa lebih banyak allergen atau pemicu alergi. Sehingga menyebabkan kasus asma banyak terjadi saat musim pancaroba. Gangguan saluran pernapasan seperti flu juga menambah risiko serangan asma.
Diare
Jumlah virus dan bakteri selama musim pancaroba yang meningkat diduga menyebabkan banyak kasus diare. Infeksi virus dan bakteri diare disebabkan oleh konsumsi makanan yang sudah terkontaminasi.
Gejala diare yang umum adalah tinja encer dan sakit perut melilit, kembung dan mual. Diare akan sembuh dalam beberapa hari dengan pengobatan mandiri di rumah. jika 24 jam tak kunjung sembuh, maka segera periksakan diri ke dokter.

Penyakit Chikungunya ini mirip dengan penyakit demam berdarah dengue. Chikungunya merupakan infeksi virus yang disebarkan lewat gigitan nyamuk. Kondisi ini bisa menyebabkan demam selama beberapa hari serta nyeri sendi yang bisa bertahan selama beberapa minggu.
Itulah 5 penyakit yang muncul selama musim pancaroba. Dengan selalu menjaga daya tahan tubuh dan menjaga kebersihan makanan, diharapkan kita bisa terhindar dari penyakit-penyakit selama musim pancaroba. Menginat, daya tahan tubuh yang lemah menjadi target virus untuk tumbuh berkembang.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa