Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi
Dream - Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah tinggal beberapa hari lagi. Biasanya, masyarakat Indonesia yang merantau akan mudik ke kampung halamannya untuk merayakan Lebaran dengan keluarga.
Sebelum berangkat mudik, banyak hal yang perlu disiapkan agar tidak ada masalah di dalam perjalanan. Mulai dari memeriksa kendaraan dan menyiapkan kondisi fisik agar tetap fit selama dalam perjalanan.
Dokter spesialis gizi klinik, Tirta Prawira Sari mengatakan, kekurangan asupan cairan tubuh dapat membuat seseorang menjadi dehidrasi, terlebih ketika matahari matahari terik.
“ Kalaupun naik mobil tapi kaca jendela dibuka dan terkena matahari bisa juga dehidrasi tapi pemudik motor memang risiko dehidrasinya lebih besar,” kata Tirta.
Ancaman dehidrasi semakin tinggi lantaran biasanya orang-orang mudik dilakukan di siang hari. Maka dari itu, kata Tirta, perlu juga memperhatikan asupan cairan dan makanan ketika waktu sahur.
Menurut dia saat sahur hindari makanan yang mengandung garam tinggi. Sebab, hal itu bisa menyebabkan tubuh cepat haus.
Selain itu, mengonsumsi cairan berelektrolit alami seperti air kelapa murni dan buah-buahan yang mengandung banyak cairan. Air putih dapat menjadi bekal selama mudik lebaran karena pada dasarnya dehidrasi atau kehilangan asupan cairan tubuh bisa diatasi dengan mengonsumsi air putih saja.
Jika memang dalam perjalan tubuh sudah merasa lelah. Sebaiknya beristirahat sejenak guna menghindari hal-hal yang tidak diharapkan.(Sah)