Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Polisi menyebut angka kejahatan dan kecelakaan selama arus mudik dan balik lebaran turun.
Dream - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono melaporkan angka kejahatan dan kecelakaan selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini menurun.
"Turun ya, turun semuanya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 3 Juli 2017.
Data kepolisian mencatat, angka kejahatan menurun hingga 29 persen. Mayoritas kejahatan yang terjadi selama Lebaran berupa penjambretan dan pencopetan.
Sementara untuk angka kecelakaan di jalan, Kasubdit BinGakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menyebutkan ada penurunan hingga 26 persen.
"Tahun ini, tercatat ada 10 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Sedang tahun lalu korban mencapai 12 orang. Perbandingan tingkat fatalitas korban meninggal dunia menurun sekitar 17 persen," ucap Budi.
Budi menjelaskan, berdasarkan data selama operasi Ramadania 2017, ada 141 kecelakaan yang terjadi. Dari jumlah itu, kecelakaan pada sepeda motor mendominasi dengan angka 91 peristiwa kecelakaan. Faktor penyebab kecelakaan itu diakibatkan karena pengemudi mengalami kelelahan dan mengantuk.(Sah)
Selain menjelaskan angka kecelakaan yang menurun, Budi juga menyebut jumlah kerugian akibat kecelakaan pada 2017 naik tiga persen.
"Kerugian tercatat mencapai Rp280 juta pada tahun ini, sedangkan tahun lalu hanya Rp 273 juta," ujar dia.