Ilustrasi
Dream - Hari Senin siap kembali menyapa. Saat yang tepat untuk kembali beraktivitas dan menabung semangat untuk menjalani minggu yang menyenangkan.
Namun saat harus membangunkan si kecil agar bergegas ke sekolah bukanlah perkara mudah. Libur akhir pekan kerap membuat anak-anak kesulitan bangun pagi. Simak trik mudah agar anak bangun pagi dari Boldsky.
Ajak Anak Tidur Lebih Awal
Pastikan anak anda telah mendapatkan waktu tidur yang mencukupi di malam hari, sehingga ia bisa bangun pagi untuk kembali beraktivitas. Kunci utama agar waktu tidur anak mencukupi, maka minta anak untuk tidur beberapa jam lebih awal.
Pasang Lagu Favorit Sebagai Nada Alarm
Saat mendengar suara alarm berbunyi biasanya anak mematikannya dan kembali melanjutkan tidur. Tidak jarang orangtua harus turun tangan kembali membangunkan sang anak agar tidak terlambat ke sekolah.
Jika anda mengetahui selera musik mereka, ada baiknya sesekali ganti nada alarm dengan lagu favorit mereka. Dengan begitu saat mendengarnya anak akan ikut berdendang dan membuka mata. Cara ini merupakan salah satu yang terbaik dan terhitung sukses membangunkan anak yang sedang terlelap tidur.
Luangan Waktu Untuk Bermain
Anak-anak biasanya akan bermalas-malasan jika langusng diminta bersiap-siap ke sekolah. Bagaimana jika Anda sebagai orangtua meluangkan sedikit waktu untuk bermain dengan mereka di pagi hari. Tidak perlu sebuah permainan rumit, bermain tebak-tebakan di tempat tidur anak cukup membantu mereka saat 'mengumpulkan nyawa'.
Ganti Hukuman dengan Hadiah
Alih-alih meminta mereka bergegas ke sekolah, namun karena tidak sabar melihat mereka bergerak lamban biasanya orangtua akan menghukum sang anak. Jika Anda berpikir hal tersebut sebagai sebuah proses belajar, kenyataannya tidak demikian.
Kerap menjanjikan akan menyiapkan hadiah di malam hari selepas beraktivitas. Cobalah memberikan hadiah berupa sebatang cokelat atau makanan favorit bagi mereka yang bisa bangun paling awal di pagi hari.
Beri Kecupan Sayang
Tunjukkan jika Anda sayang melalui kecupan untuk sang anak. Meski merasa risih dan malu karena usianya kian bertambah, anak biasanya juga akan marah dan komplain dengan kecupan sayang yang didaratkan di pagi hari.
Menyadari hal tersebut, sebaiknya terus mendaratkan banyak kecupan sayang hingga sang anak bangun dari tempat tidur dan merasa amat disayangi.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global