Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Jendela Terbuka Di Salah Satu Rumah Warga Di Belanda (Foto: Shutterstock)
Dream - Menutup tirai jendela pastinya akan kita lakukan untuk melindungi privasi. Terutama jika jendela langsung berbatasan dengan jalan lalu-lalang orang. Rupanya hal ini tak berlaku di Belanda.
Mereka memiliki tradisi unik yaitu tak menutup tirai jendela rumah di malam hari sehingga aktivitas mereka bisa ditonton dari luar. Mereka sama sekali tak merasa risih. Kebiasaan itu kabarnya sudah berlangsung sejak lama. Bahkan, sejumlah rumah di Amsterdam atau kota-kota kecil lain tak memiliki tirai.
Tidak diketahui secara pasti awal munculnya jendela-jendela tak bertirai di Belanda. Tradisi itu bahkan dinilai tak sesuai dengan kebiasaan masyarakat Eropa pada umumnya yang sangat menjaga privasi.
Dilansir dari CNN Travel, ada beberapa pemerhati berpendapat kebiasaan itu muncul karena anggapan tidak ada yang perlu disembunyikan.Ada juga yang mengatakan kalau itu pertanda keinginan agar orang lain melihat apa saja yang mereka miliki dan bisa lakukan. Selain itu, kebiasaan tersebut dikaitkan dengan tradisi keagamaan Calvinisme, yang menegaskan bahwa warga negara yang jujur tidak perlu menyembunyikan apa-apa.
© Dream
Karena itu, menutup tirai mengindikasikan sebaliknya. Dengan membiarkan orang melihat ke dalam, Anda memberi tahu mereka: 'Lihat, saya orang yang baik'. Keinginan untuk memamerkan harta juga bisa menjadi penjelasan. Ketika standar kehidupan meningkat dari waktu ke waktu, dan interior menjadi kian mewah.
Bahkan, sekarang warga suka memamerkan dapur terbuka yang dibuat khusus, sofa mewah atau TV layar datar model terbaru. Tradisi itu bahkan menjadi konsumsi wisata Amsterdam.
© Dream
Beberapa pemandu kota menjelaskan keterbukaan sebagai cara bisnis dilakukan di masa lalu. Orang akan membiarkan tirai terbuka untuk memamerkan ruangan yang penuh dengan perabot, dekorasi, dan seni terbaik sebagai cara untuk membuktikan kepada pedagang bahwa mereka dapat dipercaya.
Ada juga yang berpendapat kalau itu adalah tradisi lama di era 1950-an yang kembali popular. Antropolog Hilje van der Horst dan Jantine Messing meneliti fenomena ini pada 2006 dan mengamati bahwa orang-orang di lingkungan yang erat cenderung membiarkan tirai mereka terbuka.
© Dream
Bahkan ada yang menghiasi jendela mereka dengan patung, vas, dan bunga imitasi. Alasan lain, tentu saja, adalah keinginan penduduk untuk menyaksikan dunia luar bergeliat.
Biasanya warga Belanda menyukai menatap situasi di luar rumah, lampu-lampu, keramaian, dan hiruk pikuk jalanan, serta orang-orang yang lewat. Interaksi antara di dalam dan luar rumah membantu menumbuhkan budaya terbuka yang sangat Belanda.
Laporan Henry/ Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
