Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Shutterstock.com
Dream – Usia memang sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan perempuan, terutama jika memutuskan untuk mengandung di usia 40-an. Dari banyak penelitian, kehamilan memang cenderung jadi lebih berisiko.
Bukan hanya bisa memicu masalah kesehatan pada ibu tapi juga pada janin. Namun banyak juga bisa menjalani kehamilan dengan baik dan melahirkan anak yang sehat.
Penting bagi pasangan yang ingin merencakan di kehamilan di akhir usia 30an atau awal 40-an untuk mengetahui risiko yang mungkin muncul selama kehamilan dan pada janin. Hal ini agar sederet pencegahan bisa dilakukan.
Kuncinya adalah pemeriksaan yang rutin, dan perawatan selama kehamilan. Jangan ragu untuk berkonsultasi lebih sering dengan dokter atau bidan.
Untuk lebih waspada, ketahui risiko yang sangat mungkin muncul jika ibu hamil di usia 40-an, seperti dikutip dari Boldsky.
© pixabay.com
Risiko kehamilan di usia 40 tahun yang pertama adalah terkena masalah preeklampsia. Preeklampsia bisa terjadi pada semua wanita di berbagai kalangan usia.
Namun, terjadi peningkatan risiko secara signifikan pada wanita yang hamil di usia 40 tahunan. Karakteristik dari preeklampsia adalah tingginya kadar protein di dalam urin serta terjadi peningkatkan pada kadar tekanan darah atau hipertensi. Jangan pernah menyepelekan preeklampsia ya Bunda, sebab kondisi ini bisa berakibat fatal, bisa memicu kejang pada ibu hamil hingga kematian.
© pixabay.com
Diabetes gestational juga risiko yang sangat mungkin jika mengandung di usia 40-an. Pada umumnya selama proses mengandung, hormon-hormon kehamilan akan membuat tubuh tidak begitu responsif terhadap insulin.
Padahal, insulin merupakan salah satu senyawa yang memiliki peranpenting dalam mengontrol kadar gula darah serta mencegah terkena penyakit diabetes pada seseorang.
Janin yang dikandung nantinya juga bisa berisiko terkena gula darah rendah. Kondisi ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti masalah pada sistem pernapasan, adanya kerusakan pada otak hingga bayi akan mengalami kejang sesaat setelah dilahirkan.
© pixabay.com
Risiko kehamilan di usia 40 tahun selanjutnya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Penyebab utamanya yaitu terjadi kenaikan berat badan selama masa kehamilan.
Apalagi jika sebelumnya ibu sudah memiliki riwayat hipertensi yang telah berada di ambang batas. Faktor lainnya datang dari hormon. Salah satunya karena peningkatan kadar hormon progesterone yang melebihi batas normal.
Jika tidak segera diatasi dan diawasi langsung oleh dokter, kondisi ini sangat menimbulkan Peripartum Cardiomayopathy. Ini merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan ibu hamil terkena penyakit gagal ginjal.
© pixabay.com
Pada usia 40 tahun ke atas, risiko mengalami keguguran akan semakin meningkat secara cepat. Keguguran sebenarnya bisa terjadi pada usia berapa pun, namun risikonya lebih besar jika hamil di usia 40-an.
Pasalnya, semakin tua umur wanita maka akan semakin banyak pula telur abnormal yang diproduksi oleh tubuh. Sebagian besar kasus kehamilan di atas usia 40 tahun, telur abnormal seperti ini sulit bertahan.
© pixabay.com
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, semakin tua umur wanita maka semakin banyak pula telur abnormal yang dihasilkan. Salah satu efeknya adalah janin mengalami kelainan kromosom.
Bisa terjadi Down Syndrome dan masalah kromosom lain pada janin yang dikandung. Tidak hanya itu saja, janin juga bisa mengalami cacat fisik atau mental. Penting bagi ibu untuk melakukan serangkaian tes jika hamil di usia 40.
© pixabay.com
Hamil di usia 40 juga meningkatkan risiko kematian ibu, terutama ketika proses persalinan. Pasalnya, seiring bertambahnya usia, beberapa masalah kesehatan seperti hipertensi, diabetes, obesitas serta penyakit lainnya juga semakin besar dan bisa memicu komplikasi saat kehamilan dan persalinan. (mut)
(Sumber: Boldsky)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
