5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Proses Pemvisaan Di Subdit Dokumen Dan Perlengkapan Haji Kemenag (Foto: MCH)
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) terus menggenjot pembuatan visa calon jemaah haji Indonesia mengingat pelaksanaan ibadah haji semakin cukup dekat.
Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Kemenag, Nasrullah Jassam, mengatakan hingga Kamis sore, 5 Juli 2018, sebanyak 29.675 visa jemaah sudah selesai diproses.
“ Ini setara dengan 75 kloter,” kata Nasrullah di Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018.
“ Rata-rata adalah visa jemaah yang akan berangkat pada kloter-kloter awal,” ujar dia melanjutkan.
Nasrullah mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Arab Saudi untuk mempercepat proses pemvisaan. Menurut dia, dalam sehari rata-rata 8.000 visa terbit setiap harinya.
“ Kami berharap dalam 15 hari ke depan, penerbitan visa sudah selesai semua,” ucap dia.
Selanjutnya, kata Nasrullah, paspor jemaah haji reguler yang sudah diserahkan Kanwil Kemenag Provinsi kepada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) mencapai 170.652 Dari jumlah itu, sebanya 161.700 paspor sudah diverifikasi untuk diproses pemvisaannya.
Pemberangkatan jemaah haji Indonesia mulai dilakukan pada 12 hari ke depan. Kloter pertama di semua embarkasi diterbangkan ke Arab Saudi pada 17 Juli 2018.
“ Kami upayakan dan optimis kalau visa akan selesai sesuai target sehingga tidak ada masalah keterlambatan visa,” ucap Nasrullah.
(Beq)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?