Dream - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menawarkan reformasi birokrasi lebih objektif. Anies siap mempertahankan sistem reward and punishment yang saat ini berjalan.
" Memang di mana-mana seluruh dunia memakai konsep reward and punishment," ujar Anies.
Menurut Anies, konsep itu menawarkan penghargaan setinggi-tingginya pada mereka yang berprestasi dan memicu orang untuk meningkatkan kemampuan.
Tetapi, Anies akan menggunakan pendekatan berbeda dengan yang telah berjalan.
" Bukan sekadar reward and punishment, pendekatan kami akan lebih objektif," kata Anies.
Anies meyakini pendekatan itu akan berdampak pada kemajuan birokrasi dan pegawai. Menurut dia, pemimpin tidak harus selalu saklek pada sistem reward and punishment.
" Pemimpin juga harus memberikan contoh yang baik dan tak mempermalukan pejabat publik di depan umum," kata dia. (Ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?



Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global