Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Dream - Sebuah rumah mewah luas di tengah gurun yang diduga milik pemimpin Negara Islam di Suriah dan Irak (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi telah ditemukan dalam keadaan kosong.
Seorang anggota pasukan Kurdi bernama Serdar Mahmud mengunggah foto rumah mewah yang terletak di Manbij, Suriah. Mahmud mengatakan rumah mewah itu memiliki kolam renang dan bahkan kebun binatang pribadi yang berisi kuda dan unta.
Mahmud adalah anggota pasukan People's Protection Unit atau YPG, sebuah kelompok pejuang Kurdi yang dibentuk untuk melawan ISIS di Suriah Utara dan Irak.

Foto itu menunjukkan rumah mewah yang dikelilingi oleh pagar tembok itu memiliki sebuah kolam renang yang telah dikeringkan. Sementara itu terlihat kuda dan unta yang berkeliaran di bagian belakangnya.
Mahmud, yang berfoto selfie di teras lantai atas rumah mewah itu menulis keterangan di bawah gambar, 'perhatikan unta dan beberapa kuda, Al Baghdadi memiliki kebun binatang'.
Dia mengklaim Baghdadi saat ini berada di kota Mosul, Irak. Meskipun laporan sebelumnya...
© Dream
Pentolan ISIS itu mungkin telah tewas. Selama ini Baghdadi diklaim masih hidup dan berpindah-pindah tempat untuk menghindari serangan dan kejaran tentara koalisi pimpinan Amerika Serikat dan pasukan YPG.
Mahmud secara rutin mengunggah foto dari medan pertempuran, termasuk senjata yang disita dari kelompok teroris itu dan terowongan yang digunakan untuk bersembunyi dan melarikan diri dari kejaran YPG dan serangan udara tentara koalisi.
Rumah Baghdadi ini dikuasai pejuang YPG sejak dia melarikan diri setelah terluka selama serangan udara di Raqqa, Suriah.
Pekan lalu, muncul laporan bahwa pemimpin teroris berusia 44 tahun itu mungkin telah tewas dalam serangan udara yang dipimpin AS.
Namun seperti laporan sebelumnya yang mengatakan Baghdadi telah terbunuh atau terluka, laporan pekan lalu itu ternyata tidak benar. Baghdadi menyatakan dirinya sebagai khalifah dari seluruh umat Muslim dua tahun lalu dengan membentuk Negara Islam.
Menurut laporan pekan lalu yang diunggah oleh situs Abna24, Baghdadi telah terbunuh pada hari Minggu pagi oleh serangan udara di Suriah. Namun tidak ada konfirmasi kematian Baghdadi dari AS atau anggota koalisi lainnya.
Seorang juru bicara Pentagon kepada MailOnline mengatakan mereka tidak mengetahui adanya 'target bernilai tinggi ' yang terbunuh.
© Dream
Baghdadi lahir sebagai Ibrahim Awwad Ibrahim al-Badri pada tahun 1971 di Samarra, Irak, dari sebuah keluarga Sunni kelas bawah-menengah. Sukunya mengaku mereka sebagai keturunan Nabi Muhammad.
Saat masih muda, Baghdadi adalah seorang pengamat hukum agama dan bisa membaca Alquran dari depan ke belakang.
Dia kemudian bangkit untuk memimpin kelompok teror yang paling terkenal dan ditakuti di dunia, dengan melancarkan serangan di seluruh Irak dan Suriah.
Tetapi dia masih terus menghindari sorotan publik sehingga menambah aura misteri pada dirinya. Sebagai pemimpin teroris, kepala Baghdadi dihargai US$10 juta atau sekitar Rp 132 miliar oleh AS dan koalisinya.
(Sumber: Daily Mail)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia