Dua Wanita Berebut Jadi Istri Pria yang Koma

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 23 Juni 2016 13:03
Dua Wanita Berebut Jadi Istri Pria yang Koma
Dua wanita ini bertarung di pengadilan. Sama-sama mengaku sebagai istri yang sah. Bagaimana hakim memutuskan?

Dream - Kasus unik tengah ditangani oleh pengadilan New Delhi, India. Dalam kasus itu, dua wanita berebut menjadi istri sah seorang pria yang tengah koma.

Dikutip Dream dari laman The Indian Express, Kamis 23 Juni 2016, kasus itu bermula saat seorang dari wanita itu mengajukan gugatan ke pengadilan. Dia menuding ada wanita beserta anaknya telah menahan sang suami.

Penggugat ini mengaku sebagai istri lelaki itu. Dan menuding wanita beranak satu itu telah menahan suaminya yang dalam kondisi koma setelah keluar dari rumah sakit di Delhi.

Pengadilan tentu tak percaya begitu saja. Hakim meminta polisi menyelidiki kasus ini dan menemukan pria yang koma itu di rumah seorang wanita di wilayah Uttam Nagar.

Polisi juga mendapat keterangan dari wanita yang berada di rumah itu, mengaku sebagai istri sah lelaki tadi. Tentu saja kasus ini jadi lebih pelik. Sebab dua wanita ini sama-sama mengaku sebagai istri sah.

Pengadilan pun menghadirkan perempuan dari Uttam Nagar itu. Dan keterangan yang disampaikan ke pengadilan sama dengan laporan polisi. Wanita yang digugat itu mengaku sebagai istri sah, yang dinikahi pertama lelaki koma itu.

Sementara, pengacara wanita asal Uttam Nagar itu mengklaim kliennya sebagai istri sah, yang dinikahi oleh lelaki koma itu. Dia bahkan menuding wanita penggugat itu bukan istri sah.

Menurut pengacara itu, jika benar-benar wanita penggugat itu merupakan istri pria koma itu, maka pernikahan mereka tak sah, baik secara agama maupun catatan negara. (Ism) 

 

1 dari 1 halaman

Hakim Pusing, Keputusannya....

Dream - Hakim tentu saja semakin pusing dengan klaim kedua wanita ini. Apalagi lelaki yang diperebutkan ini tengah koma, tak bisa diminta keeterangannya.

Akhirnya hakim mengambil jalan tengah. Memberi hak kepada kedua wanita yang berseteru ini. Wanita Uttam Nagar itu diberi hak tinggal bersama lelaki koma itu, sementara wanita pengugat diberi hak bertemu satu jam dalam seminggu.

“ Sebagai keputusan, penggugat diizinkan bertemu dengan dia [lelaki] setiap Rabu antara pukul lima hingga enam sore di bawah pengawasan petugas,” kata hakim. (Ism) 

Beri Komentar