Atlet Muslim AS Kritik Prancis Atas Pelarangan Hijab Olahraga

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 14 Maret 2019 12:00
Atlet Muslim AS Kritik Prancis Atas Pelarangan Hijab Olahraga
Kecewa dengan keputusan penarikan produk jilbab itu.

Dream - Atlet anggar Amerika Serikat, Ibtihajj Muhammad, dan sponsor resminya, Nike, mengkritik sikap pemerintah Prancis yang melarang pemakaian jilbab olahraga untuk Muslimah.

Peristiwa itu terjadi ketika retailer Nike di Prancis, Decathlon, menarik hijab buatan produsen alat-alat olah raga asal Amerika Serikat itu karena mendapat ancaman. Peristiwa tersebut terjadi pada Februari 2019.

" Menyedihkan bagiku ketika Perancis tidak bergabung dalam percakapan global mengenai inklusivitas, dan keragaman. Pelarangan terhadap penjualan jilbab olahraga itu memalukan," kata Ibtihajj, dikutip dari Arab News, Rabu 13 Maret 2019.

Prancis rencananya akan menjadi tuan rumah gelaran Piala Dunia Perempuan pada musim panas tahun ini. Sebagai bagian dari agenda besar itu, Nike meluncurkan seragam 14 timnas negara yang bertanding.

Wakil Presiden Nike, Bert Hoyt, mengatakan, Piala Dunia Perempuan di Prancis merupakan peristiwa penting bagi Nike.

" Tujuan kami ialah menyediakan akses bagi seluruh perempuan agar dapat berolahraga dan bermain sepakbola," ujar dia.

2 dari 2 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
TOP 3 Gara-Gara BTS, Menara Seoul jadi Ungu