Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Abah Shomad Dan Beberapa Anak Yatim Asuhannya (bangsaonline.com)
Dream - Panti Asuhan Yatim Piatu Al Mu'min Surabaya sudah lama dikenal di Surabaya. Panti asuhan ini berdiri sejak 1994 dan sudah terdaftar di Dinas Sosial Kota Surabaya.
" Panti asuhan ini bukan tergolong baru, jadi sudah terdaftar di Dinsos Kota Surabaya dan Dinsos Jatim," ujar pendiri panti asuhan, HR Abdus Shomad Suryanto, dikutip dari bangsaonline.com.
Meski telah lama berdiri, bukan berarti panti asuhan beralamat di Jalan Wisma Lidah Kulon Blok B-125 Lakarsantri, Surabaya ini tidak menghadapi masalah. Kondisi bangunan panti yang mengasuh sekitar 33 anak yatim sudah tidak layak dan hampir menyerupai kandang kambing.
" Banyak perabot rumah maupun kamar-kamar yang perlu direnovasi sehingga layak huni untuk anak-anak kita, sehingga mereka bisa merasa nyaman," kata pria yang akrab disapa Abah Shomad ini.
Abah Shomad mengaku sebenarnya ingin merenovasi bangunan panti tersebut. Tetapi, biaya menjadi salah satu faktor penghalang niat baik itu.
Kondisi semakin sulit setelah penyaluran dana bantuan Dinsos Kota Surabaya dihentikan. Ini membuat operasional panti terhambat.
" Sayangnya sudah empat tahun terakhir Dinsos tidak pernah membantu lagi, barangkali dialihkan pada panti lain yang lebih membutuhkan," ujar Abah Shomad.
Abah Shomad lantas mengisahkan Panti Asuhan Yatim Piatu Al Mu'min dia dirikan dan kelola sendiri bersama istrinya. Panti ini merupakan satu-satunya panti yang mengasuh anak baru lahir. Bersama istri, dia bertekad semua anak asuhannya harus merasakan pendidikan minimal hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
Abah Shomad pun berpikir tidak mungkin akan terus memenuhi kebutuhan anak-anak itu secara mandiri. Dia kemudian mulai mencoba peluang donasi dengan mengirimkan proposal permohonan bantuan ke sejumlah lembaga, salah satunya Dinsos Kota Surabaya.
Meski begitu, Abah Shomad mengatakan keberuntungan terasa selalu hadir. Menurut dia, selama ini ada saja biaya untuk menghidupi anak-anak asuhnya. " Kami juga ada usaha sewa mobil, jadi itu bisa jadi tambahan penghasilan panti," ucap dia.
Sementara terkait biaya sekolah, Abah Shomad mengatakan dia tidak terlalu bingung. Ini karena anak-anak bisa sekolah secara gratis.
Meski demikian, Abah Shomad masih harus berjuang terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi 33 anak asuhnya. Abah Shomad menilai NIK memiliki peran yang sangat penting karena akan berlaku seumur hidup dan digunakan untuk segala keperluan.
Baca Juga: Mereka `Einstein` Indonesia Video TKW Indonesia Eni Lestari Berpidato di KTT PBB Bikin Nangis! Pesan Terakhir Guru Cantik Sebelum Wafat Masya Allah, Ini Alasan Cristiano Ronaldo Tak Bertato Peran Islam dalam Sejarah Kerajaan Inggris
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya