Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Masjid Istiqlal (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersama Unilever kembali menggelar program bersih-bersih 2.000 masjid. Program ini dilakukan serentak di 13 kota di Pulau Jawa, pada Minggu 28 April 2019.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bidang Sosial Kemanusiaan dan Kesejahteraan Umat, Andy Mappaganry, mengatakan ini kali ketiga DMI dan Unilever menggelar bersih-bersih masjid.
" Tahun 2017, bersih-bersih 1.001 masjid, tahun 2018 bersih-bersih 2.000 masjid," ujar Andy di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa 30 April 2019.
Andy mengatakan program tahun ini sama dengan 2018. Bedanya, program tahun ini dilaksanakan secara serentak di satu waktu dan melibatkan 100 ribu relawan.
Program ini pun memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Sebab, belum pernah ada program bersih-bersih masjid yang dijalankan secara serentak di seluruh Indonesia.
Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla (JK) mengaku kegiatan ini diharapkan dapat menunjang ibadah selama bulan Ramadan. Jemaah bisa lebih nyaman beribadah di masjid yang bersih.
" Kita butuh seluruh masjidnya bersih," kata JK.
Governance & Corporate Affairs Directors, Corporate Secretary PT Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso, mengatakan pihaknya memberikan pelatihan kebersihan kepada para marbot masjid. Selain itu, Unilever juga menyumbangkan sejumlah peralatan kebersihan.
" Melalui rangkaian produk kami, kami memiliki kegiatan untuk memberikan momen Ramadan sebagai momen yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia," ucap Sancoyo. (ism)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
