Bolehkah Sholat Tahajud Setelah Tarawih dan Witir?

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 21 Juni 2016 04:01
Bolehkah Sholat Tahajud Setelah Tarawih dan Witir?
Rangkaian sholat tarawih akan ditutup dengan sholat witir yang memiliki jumlah rakaat ganjil. Lazimnya tidak ada sholat sunah setelah sholat witir.

Dream - Selama Ramadan, pada malam hari umat Islam sibuk dengan aktivitas sholat tarawih. Sholat ini banyak digelar di masjid-masjid atau mushola.

Sholat tarawih dilaksanakan beberapa menit setelah sholat isya. Sholat ini kemudian diakhiri dengan sholat witir dengan rakaat ganjil sebagai penutup.

Lantaran disebut sebagai penutup, lazimnya tidak ada ibadah sholat sunah setelah sholat witir. Tetapi, waktu witir biasa dijalankan sebelum waktu tahajud tiba.

Lantas bagaimana hukumnya menjalankan sholat tahajud setelah tarawih dan witir?

Dikutip dari konsultasisyariah.com, terdapat dua pendapat ulama mengenai perkara ini, sebagaimana dituliskan At Turmudzi dalam sunannya.

Pendapat pertama menyebut witir pada awal malam harus dibatalkan dengan cara sholat dulu satu rakaat. Setelah itu, seseorang dapat menjalankan sholat tahajud kemudian menutupnya dengan kembali mengerjakan sholat witir.

Turmudzi menjelaskan ini merupakan pendapat Ishaq bin Rahuyah. Pendapat ini diikuti oleh sebagian sahabat Rasulullah dan ulama generasi setelahnya.

Sedangkan pendapat kedua menyebut orang yang sudah witir di awal malam dapat mendirikan sholat tahajud di sepertiga malam terakhir. Orang tersebut tidak perlu membatalkan witirnya dan tidak boleh witir lagi.

Ini merupakan pendapat Sufyan At Tsauri, Imam Malik, Ibnul Mubarok, Imam Syafii, ulama kufah dan Imam Ahmad. Pendapat ini dianggap memiliki kedudukan hukum lebih kuat karena terdapat beberapa riwayat yang menjelaskan Nabi Muhammad SAW menjalankan sholat setelah witir.

(Ism, Sumber: konsultasisyariah.com)

1 dari 3 halaman

Inikah Salat Tarawih Tercepat di Dunia?

Dream - Pesantren Mambaul Hikam Mantenan, Udanawu, Blitar, Jawa Timur menyelenggarakan sembahyang Tarawih berjamaah. Kegiatan ibadah sebanyak 20 rakaat plus salat sunah witir 3 rakaat ini, dikerjakan dalam waktu 15 menit.

Durasi yang singkat ini menarik perhatian anak muda di sekitar pesantren untuk mengikuti shalat sunah pada malam puasa itu. Jumlah jamaahnya sangat fantastis, lebih dari 5.000 orang, baik tua maupun muda setiap malamnya.

Pelaksanaan salat Tarawih secara kilat itu sudah berlangsung secara turun-temurun dari generasi ke generasi, yakni mulai pesantren itu didirikan oleh KH Abdul Ghofur sekitar 160 tahun lalu.

Salat secepat itu bisa dilakukan karena sang imam Tarawih hanya mengerjakan doa yang wajib-wajib misalnya niat, takbirotul ihram, baca Fatihah plus ayat pendek Alquran hingga salam.

Meski durasi salat begitu cepat, namun tidak mengurangi kekhusyu’an orang yang ibadah. Selengkapnya klik di sini 

(Ism, Sumber: NU Online/Nu.or.id)

2 dari 3 halaman

Tarawih 11 Atau 23 Rakaat, Mana Lebih Baik?

Dream - Jumlah rakaat solat Tarawih masih kerap memancing perdebatan di antara kaum muslim. Ada mereka yang meyakini jumlah 11 rakaat paling baik. Namun ada pula yang meyakini semakin banyak rakaat Tarawih yang dilakukan akan semakin baik. Sehingga jumlah rakaat 23 mereka yakini sebagai yang paling baik.

Dan mungkin sebagian umat muslim lain, masih ada juga yang bertanya-tanya sebenarnya mana yang lebih baik?

Menanggapi hal tersebut, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD pernah memberikan penjelasan secara bijak. Menurut Mahfud, keduanya, solat Tarawih dengan 11 maupun 23 rakaat, sama baiknya.

Penjelasan ini pernah disampaikannya melalui akun twitter,

" Sama baiknya, asal ikhlas dan khusyu. Yang tak baik itu, yang meributkan mana yang lebih baik antara 11 dan 23,"  tulis Mahfud MD di akun twitter-nya, @mohmahfudmd.

Kicauan Mahfud itu mendapat respons cukup banyak dari followers-nya. Bahkan ada beberapa di antara mereka yang kembali mengajukan pertanyaan.

" Assalamualaikum pak @mohmahfudmd bisa ngg kalo sholat teraweh awalnx 23+witir d kerjakan. Trs malam brikutnya cuma 11 rakaat+witir.? Sukron," tanya @ardhy_nasir.

" Bisa. Bahkan tak salat taraweh pun tak dosa. Tapi kan kita perlu memanfaatkan rahmat Allah mumpung ada obral pahala,"  jawab Mahfud.

3 dari 3 halaman

Sholat Tarawih Superkilat, Sah Atau Tidak?

Dream - Selain puasa, ibadah lain yang selalu dirindukan saat ramadan adalah sholat tarawih. Semua muslim berbondong-bondong ke masjid untuk mendirikan sholat tarawih dan witir sebanyak 11 atau 23 rakaat.

Sudah menjadi pengetahuan umum juga jika masyarakat banyak memilih masjid yang melaksanakan sholat tarawih dengan cepat.

Di Blitar bahkan sebuah pondok pesantren menggelar sholat tarawih berjamaah super kilat. Hanya dalam 5 atau 8 menit, sholat sunah selesai dilaksanakan.

Pandangan beragam pun muncul dengan fenomena sholat tarawih superkilat ini. Mengutip laman nu.or.id, Wakil Rais Aam PBNU, KH Miftahul Achyar punya pendapat sendiri.

Secara bahasa, kata " tarawih" merupakan bentuk plural (jamak) dari kata " tarwihah" . Artinya, " istirahat" . Dalam praktik yang dicontohkan oleh salafus shalih (generasi terdahulu umat Islam), para jamaah mengambil jeda/istirahat setiap empat rakaat (dua kali salam). Waktu jeda tersebut diambil setelah mereka melakukan shalat yang cukup panjang dalam empat rakaat tersebut.

Khusus sholat tarawih superkilat, shalat yang baik seharusnya...baca selengkapnya di sini. (Ism) 

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal