7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Presiden Bolivia, Evo Morales
Dream - Presiden Bolivia, Evo Morales tegas menyatakan Israel sebagai 'negara teroris.' Pernyataan itu muncul karena Israel tak henti-hentinya menggempur warga Palestina yang bermukim di Jalur Gaza. Dua minggu lebih berlalu, serangan brutal Israel menewaskan lebih dari 1.300 jiwa warga Palestina dan 6.000 lebih luka-luka.
Seperti dilansir www.usatoday.com pernyataan Presiden Morales itu berujung kebijakan imigrasi. Warga Israel yang hendak masuk Bolivia wajib menunjukkan visa.
Padahal, perjanjian 1972 menghasilkan warga Israel bebas bepergian ke Bolivia tanpa menggunakan visa. Kini, Bolivia mengkategorikan Israel sebagai negara " Kelompok Tiga" . Artinya, pengajuan visa warga Israel harus melalui Administrasi Imigrasi Nasional.
" Dengan kata lain kita menyatakan, Israel sebagai negara teroris," tegas Morales.
" Israel tidak menghormati prinsip-prinsip atau tujuan dari piagam PBB maupun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia."
Morales juga menyebut dirinya pengagum mendiang Presiden Venezuela, Hugo Chavez', yang memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Yahudi pada tahun 2009. " Dan dia (Chavez) telah meninggalkan Israel dan menyebutnya sebuah pembunuhan massal," tambah Morales.
Amerika Selatan sering merupakan tujuan populer bagi para pemuda Israel. Sebut saja, Brazil, Chili, Ekuador, dan Peru, telah mengingat duta besar mereka dari Israel sebagai protes atas pertempuran Gaza. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?