Cari Angin, Penumpang Buka Pintu Darurat Pesawat

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 13 Maret 2016 12:01
Cari Angin, Penumpang Buka Pintu Darurat Pesawat
Penumpang yang merupakan seorang pria tersebut mengaku bosan menunggu pesawat akan lepas landas.

Dream - Penerbangan sebuah pesawat milik maskapai China Southern yang akan melalui rute dari Chengdu menuju Urumqi di Tiongkok harus tertunda selama lebih dari satu jam. Ini lantaran pintu darurat pesawat tersebut terbuka tiba-tiba

Para petugas bandara segera memeriksa pesawat dan mencari tahu apa yang terjadi. Mereka hanya menemukan seorang pria duduk di bangku penumpang sambil memegang tuas pembuka pintu.

Dilansir Chengdu Business Daily, penumpang yang merupakan seorang pria mengaku bosan menunggu pesawat akan lepas landas. Dia lalu memegang tuas pintu darurat dan berpikir untuk keluar sejenak mencari angin.

Insiden ini kerap terjadi di Tiongkok. Pada Desember 2014, seorang penumpang Xiamen Airlines yang terbang dari Hangzhou menuju Chengdu membuka pintu darurat untuk cari angin.

Hal itu membuat penumpang lain segera meninggalkan pesawat begitu mendarat karena mengira dalam keadaan darurat. Hal itu menyebabkan kerusakan pesawat dengan nilai kerusakan mencapai 100.000 yuan, setara Rp200 juta.

Kemudian pada Januari 2015, dua penumpang ditahan lantaran membuka tiga pintu darurat secara terpisah dari dalam saat pesawat tengah menunggu giliran lepas landas di Bandara Kunming. Lalu pada Maret, seorang pria ditahan setelah memegang tuas pintu darurat dan mengiranya sebagai pegangan.

Secara keseluruha, terjadi sekitar 15 kasus pintu darurat pesawat terbuka dengan alasan sepele di Tiongkok dalam satu tahun, menurut data Asosiasi Penerbangan Sipil Tiongkok. Untuk mencegah masalah ini terulang kembali, pihak maskapai penerbangan domestik diminta bekerjasama dengan otoritas bandara.

(Ism, Sumber: shanghaiist.com)

1 dari 3 halaman

Ini Alasan Menegakkan Kursi Saat Pesawat Take-off dan Landing

Dream - Saat naik pesawat, Anda akan melihat para awak kabin memberikan informasi mengenai prosedur keselamatan ketika pesawat akan tinggal landas (take-off) dan mendarat (landing).

Di samping memasang sabuk, salah satu prosedur keselamatan lain yang wajib dilakukan oleh penumpang adalah menegakkan kursi, baik saat take-off dan landing.

Kemudian timbul pertanyaan, apa hubungannya menegakkan kursi ini dengan keselamatan pesawat?

Seperti diketahui, salah satu periode berbahaya ketika naik pesawat adalah saat take-off danlanding.

Sebuah penelitian yang dilakukan Boeing antara 2004 dan 2013 menunjukkan 58 persen kecelakaan fatal terjadi saat pesawat turun dan mendarat, sementara 22 persen terjadi ketika pesawat tinggal landas.

Hanya 10 persen dari kecelakaan pesawat terjadi ketika pesawat berada di udara. Selanjutnya sekitar 10 persen kecelakaan pesawat terjadi saat pesawat berada di landasan pacu.

Menurut Civil Aviation Authority, penumpang yang duduk sambil bersandar tidak berada dalam posisi duduk aman dan benar jika pesawat dalam kondisi darurat.

" Untuk alasan keamanan, penumpang diharapkan menegakkan kursi saat take-off dan landing," kata juru bicara CAA.

Dalam kondisi pesawat mendarat darurat, penumpang biasanya diberitahu untuk berada dalam posisi mendekap lutut atau brace position.

Posisi ini telah dikembangkan berdasarkan penelitian dan analisis dampak luka yang diderita selama kecelakaan udara.

" Penumpang baru bisa bersiaga dalam kondisi darurat jika mereka dalam posisi duduk tegak."

Melipat meja (tray table) dan menutup jendela juga tindakan pengamanan lainnya saat take-off dan landing yang biasanya diinformasikan kepada penumpang pesawat.

(Sumber: independent.co.uk)

2 dari 3 halaman

Penampakan Pesawat Batavia Air Jadi Restoran

Dream - Para pebelanja di kota kecil Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok sebentar lagi akan mendapat kejutan. Sebuah restoran dengan bangunan berupa badan pesawat Boeing 737 akan segera dibuka di tengah kota.

Uniknya, `bangkai` pesawat itu didatangkan dari Indonesia. Lebih menarik lagi, pesawat itu ternyata milik maskapai penerbangan Batavia Air yang dinyatakan pailit pada 2013 lalu.

Dilansir China.com, seorang pengusaha lokal membeli pesawat yang sebelumnya mangkrak di area parkir pesawat Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten itu senilai 35 juta yuan, setara Rp70 miliar. Pesawat diangkut menggunakan kapal laut.

Pemilik baru meletakkan pesawat itu di salah satu sudut Wuhan. Saat ini, restoran masih dalam tahap pembangunan.

Rencananya, restoran itu akan menyajikan menu makanan seperti sajian dalam pesawat. Selain itu, pemilik juga berencana merenovasi kokpit dengan menambahkan simulator penerbangan, yang dapat dinikmati pengunjung usai makan.

Belum diketahui kapan restoran secara resmi akan dibuka.

(Ism, Sumber: shanghaiist.com)

3 dari 3 halaman

Mengapa Lampu Kabin Pesawat Dimatikan Saat Takeoff & Landing?

Dream - Jika Anda naik pesawat terbang, pasti mendapati lampu kabin diredupkan saat takeoffdan landing. Sehingga, ruang kabin menjadi lebih gelap. Tahukah Anda mengapa selalu demikian?

Meredupkan lampu kabin merupakan standar keselamatan saat takeoff dan landing --yang merupakan saat-saat kritis dalam penerbangan. Terutama untuk penerbangan saat senja, malam, ataupun dini hari.

Meredupkan lampu kabin merupakan tindakan berjaga-jaga untuk proses evakuasi. Dengan lampu yang redup, mata penumpang bisa dengan cepat menyesuaikan dengan lingkungan jika terjadi kondisi darurat.

Apabila ruang kabin tetap terang benderang, dan kemudian terjadi kondisi darurat, lampu tiba-tiba padam, maka akan sangat sulit untuk proses evakuasi. Sebab, mata penumpang akan butuh waktu lama untuk menyesuaikan atau fokus dari kondisi terang ke gelap.

Bayangkan jika kita berada di sebuah ruangan yang terang benderang, namun belum kita kenal dan penuh rintangan, terus kemudian tiba-tiba lampu dimatikan dan kita diminta untuk keluar dengan cepat. Pasti yang terjadi hanyalah kepanikan. Inilah yang tak diinginkan saat proses evakuasi.

Karena setiap detik sangat berharga dalam proses evakuasi saat kondisi darurat, maka meredupkan lampu merupakan salah satu dari beberapa langkah untuk menjamin keamanan penumpang. (Sumber: www.travelandleisure.com)

Beri Komentar
Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam