Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Musilm Brasil Menyambut Piala Dunia 2014
Dream - Lagi seru-serunya gelaran Piala Dunia 2014 di Brasil, pengguna media sosial di Mesir dibuat kecewa oleh fatwa (perintah agama) yang mengatakan kegiatan menonton acara olahraga terbesar di Bumi itu adalah haram.
Dalam sebuah video klip yang beredar di media sosial, seorang cendekiawan Mesir mengumumkan bahwa menonton pertandingan sepakbola adalah haram. Dia beralasan kegiatan tersebut telah mengalihkan perhatian orang dari menjalankan kegiatan agama mereka. Dia mengatakan bahwa menonton pertandingan adalah 'bencana'.
Pengguna Twitter mengecam keras fatwa yang tidak biasa ini dan menyerukan untuk menghentikan cendekiawan tersebut membuat keputusan yang tidak realistis. Mereka mengatakan bahwa fatwa seharusnya dikeluarkan oleh otoritas keagamaan resmi.
Ini bukan pertama kalinya seorang cendekiawan Islam mengharamkan kegiatan menonton sepakbola. Dua tahun lalu, seorang cendekiawan Saudi mengatakan hal yang sama.
Kemudian pada 2003, Abdullah Al-Najdi, seorang cendekiawan Saudi, menulis 36 halaman laporan yang mengklaim bahwa bermain sepakbola itu haram. Namun, kemudian dia membuat sejumlah aturan sendiri bagaimana seharusnya sepakbola itu dimainkan.
Antara lain, penghilangan tendangan bebas, tendangan sudut dan penalti. Dia juga mengatakan jersey pemain 'seharusnya tidak diberi nomor'. Al-Najdi juga mengatakan kartu kuning dan merah sebaiknya tidak digunakan oleh wasit dalam pertandingan sepakbola.
Menanggapi fatwa yang bisa membuat dahi berkernyit ini, seorang jurnalis mengungkapkan ketidaksetujuannya. Menurutnya, fatwa hanya boleh dikeluarkan oleh otoritas keagamaan yang bersangkutan. " Kita semua harus menyadari bahwa Allah telah memberikan kita pikiran untuk berpikir dan digunakan untuk berbuat baik dan untuk menahan diri dari melakukan hal yang salah," ujarnya.
(Sumber: Arabnews)
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan