6 Cara Mengendalikan Emosi Saat Puasa Ramadhan, Yuk Dilatih!

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Jumat, 8 Mei 2020 10:01
6 Cara Mengendalikan Emosi Saat Puasa Ramadhan, Yuk Dilatih!
yuk Tahan emosi saat puasa

Dream - Banyak pelajaran dan hikmah yang bisa umat Islam dapatkan dengan kewajiban menjalankan puasa. Tak sekadar menahan makan dan minum, seorang muslim juga dilatih untuk menahan nafsu dan mengendalikan diri.

Salah satu pengendalian diri yang dilatih dengan berpuasa adalah emosi. Tentunya selama puasa, kita harus mengendalikan diri dan lebih bersabar dalam menghadapi segala permasalahan yang dihadapi. Dalam Al-Quran dan Hadist pun, telah banyak tuntunan mengenai bagaimana cara mengendalikan emosi saat puasa. Namun, masih banyak yang kesulitan untuk mengendalikan emosi.

Dilansir dari Liputan6.com ada berbagai cara efektif yang bisa Sahabat Dream lakukan untuk mengendalikan emosi saat puasa Ramadhan. Cara tersebut pun juga cukup mudah dan efektif untuk dilakukan. Yuk simak.

1 dari 6 halaman

Berwudhu

Ilustrasi Wudhu© Ilustrasi Wudhu (Foto: Shutterstock.com)

Cara mengendalikan emosi saat puasa Ramadhan yang pertama adalah dengan berwudhu. Dengan membasahi wajah dan bagian tubuh dengan air wudhu. hal ini terbukti cukup efektif dalam meredakan amarah yang sedang meledak-ledak.

Rasa segar dari basuhan air wudhu tersebut seakan menyadarkan diri kita untuk lebih sabar dan dapat menghadapi masalah tersebut dengan lebih tenang. Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan wudhu meredakan emosi. Seperti hadis berikut:

Dari Athiyyah as-Sa’di Radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah bersabda:“ Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu.”

Jadi, jika kamu merasa emosi sudah mulai memuncuk, akan lebih baik jika segera mengambil air wudhu untuk meredakannya ya.

2 dari 6 halaman

Ubah posisi tubuh

Tips Meningkatkan Kualitas Tidur Agar Lebih Segar di Pagi Hari© MEN

Cara mengendalikan emosi saat puasa Ramadhan selanjutnya adalah dengan mengubah posisi tubuh. Perubahan posisi tubuh kita dapat memengaruhi kondisi dari emosi.

Jika kamu merasa marah dan sedang ada di posisi berdiri, maka ada baiknya kamu merubah posisi tubuh dengan duduk. Sebaliknya, jika kamu marah dengan posisi duduk, maka berbaringlah.

Dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: " Jika salah seorang dari kalian marah saat berdiri, hendaknya ia duduk, kalau belum pergi amarahnya, hendaknya ia berbaring."

3 dari 6 halaman

Lebih baik diam

Ilustrasi© Pexels.com

Cara mengendalikan emosi saat puasa Ramadhan juga bisa dilakukan dengan memilih diam terlebih dahulu.

Memang, biasanya dalam menyelesaikan suatu masalah lebih baik dilakukan dengan sebuah percakapan. Akan tetapi, berbicara di sini perlu dilakukan dengan kepala dingin dan perasaan yang tenang.

Ketika berbicara saat dalam kondisi emosi justru akan membuat keadaan menjadi lebih panas dan semakin memburuk. Hal ini pun sejalan dari hadis berikut:

Dari Ibnu Abbaas dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:" Barang siapa marah, hendaknya diam (dulu)."

Jika kamu merasa emosi, ada baiknya tidak banyak berbicara dahulu atau lebih baik diam. Tunggulah hingga kamu merasa tenang dan siap untuk membahas sebuah masalah dengan kepala dingin. Alhasil, solusi juga bisa dibicarakan dengan baik - baik kan.

4 dari 6 halaman

Berdzikir

Zikir Saat Punya Utang Melilit© Dream

Selanjutnya, cara mengendalikan emosi saat puasa ramadhan adalah dengan berzikir. Zikir bisa dilakukan jika setelah berwudhu kamu masih merasa sedikit emosi.

Dengan berdzikir, diri kita akan semakin mengingat akan kuasa Allah SWT, dan akhirnya akan semakin membuat hati kita menjadi lebih tenang dan lembut dalam menghadapi masalah. Keutamaan berdzikir juga telah disebutkan dalam Al-Quran surat ar-Ra’du ayat 28:

Artinya: “ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’du: 28).

Maksud dari ayat tersebut yaitu, tentang orang-orang yang Allah beri petunjuk merupakan orang yang beriman. Dengan mengingat Allah melalui cara bertasbih dan bertahmid serta membaca dan mendengar Al-Quran, hati orang beriman akan terasa tenang. Maka, sebagai umat Islam kita perlu mengingat, ketenangan hati akan terwujud dengan mengingat Allah.

5 dari 6 halaman

Membaca Al-Quran

6 Tips Optimalkan Membaca Al Quran di Bulan Ramadan Saat Pandemi Corona© MEN

Cara yang dapat dikatakan paling ampuh dalam mengendalikan emosi saat puasa Ramadhan, yaitu dengan membaca Al-Quran.

Al-Quran juga disebut sebagai Asy Syifa yang memiliki arti obat penyembuh. Karena sesungguhnya emosi adalah sebuah penyakit hati. Dan, dengan membaca Al-Quran, maka keadaan hati yang panas akan menjadi sejuk dan akan melancarkan ibadah puasa kita.

 

6 dari 6 halaman

Ingat Akibat dari Emosi

Tak Perlu Kaget Saat Hamil Emosi Naik Turun, Ketahui Faktanya© MEN

Selain merugikan bagi diri sendiri dan dapat membatalkan puasa, terkadang emosi tersebut dapat merugikan orang lain. Sudah banyak kasus yang ditimbulkan akibat kontrol emosi yang kurang tepat. 

Beberapa contoh dampak negatif dari emosi selain membatalkan puasa seperti, terjadinya pertengkaran atau perselisihan yang bisa saja diakhiri dengan adu fisik dan merusak barang-barang, timbul rasa dendam, menjadi kesulitan untuk bergaul, hingga dijauhi oleh kerabat dekat. Maka dari itu, akan lebih baik jika segala hal di selesaikan dengan kepala dingin.

Nah, beberapa cara yang sudah disampaikan sepertinya bisa dicoba ya jika sedang emosi. Selamat mencoba.

Beri Komentar