Ketentuan Baru Buat WNI dan WNA dari 19 Negara yang Diizinkan Masuk Indonesia

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 15 Oktober 2021 11:01
Ketentuan Baru Buat WNI dan WNA dari 19 Negara yang Diizinkan Masuk Indonesia
Pemangkasan masa karantina darii 8 hari menjadi 5 hari dilakukan mengingat kondisi kasus covid-19 yang cukup terkendali saat ini.

Dream – Pemerintah Indonesia telah membuka kembali akses masuk WNI maupun Warga Negara Asing (WNA) yang akan datang ke Indonesia sejak 14 Oktober 2021. Ketentuan baru perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19 mulai diterapkan dan mengalami beberapa perubahan serta tambahan aturan.

Berdasarkan keterangan pers Juru Bicara Pemerintah Untuk Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito setidaknya terdapat tiga perubahan yang perlu dipahami bersama.

“ Perjalanan internasional pada masa pandemi covid-19 yang mulai diterapkan tepat pada 14 oktober 2021 mengalami beberapa perubahan dan tambahan aturan,” jelas Prof Wiku, seperti dikutip Dream dari siaran pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis 14 Oktober 2021.

1 dari 4 halaman

Aturan Baru WNA yang Masuk ke Indonesia

Bandara I Gusti Ngurah Rai© Merdeka.com

Perubahan aturan itu setidaknya terangkum dalam tiga poin berikut. Pertama, durasi  karantina selama 5x24 jam usai melakukan tes ulang PCR pada hari pertama kedatangan.

Menurut Wiku, penambahan durasi karantina selama delapan hari pada bulan Juli 2021 lalu diterapkan berdasarkan kondisi kasus Covid-19 yang sedang melonjak tinggi. Dalam aturan yang baru, pemangkasan dilakukan mengingat kondisi kasus Covid-19 yang sudah cukup terkendali di Indonesia.

“ Pemangkasan masa karantina ini dilakukan mengingat kondisi kasus covid-19 yang cukup terkendali saat ini,” jelasnya.

Aturan kedua, menegaskan waktu pelaksanaan tes ulang PCR dilakukan pada hari keempat karantina sebagai penentuan selesai masa karantina.

“ Waktu pelaksanaan tes ulang PCR kedua di hari keempat karantina, sebagai penentuan selesai waktu karantina,” imbuhnya.

2 dari 4 halaman

Penambahan Syarat Administratif

Ilustrasi© YouTube/Sekretariat Presiden

Aturan ketiga adalah warga negara asing dengan tujuan berwisata, masuk ke Indonesia melalui bandara di Provinsi Bali dan bandara di Kepulauan Riau.

Selain itu, juga terdapat tambahan prasyarat administratif bagi WNA selain kartu vaksin dan hasil negative PCR, yaitu visa kunjungan singkat, bukti kepemilikan asuransi kesehatan, bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran akomodasi selama menetap di Indonesia.

“ Menambahkan prasyarat administratif selain kartu vaksin dan hasil negatif PCR dengan visa kunjungan singkat atau izin masuk ke lainnya, bukti kepemilikan asuransi kesehatan dengan minimal pertanggungan US $100.000 termasuk penanganan covid-19, dan bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran tempat akomodasi saat menetap di Indonesia,” terangnya.

3 dari 4 halaman

19 Negara yang Diizinkan Masuk Indonesia

Berdasarkan keputusan Menkumham terbaru dalam rangka pemulihan nasional, pemberian visa diizinkan untuk pelaku perjalanan dengan tujuan wisata dan pembuatan film dalam rangka komersial dan tujuan mengikuti Pendidikan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Kementerian Maritim dan Investari Republi Indonesia, terdapat 19 negara asal yang diperbolehkan masuk ke Indonesia untuk kebutuhan wisata yaitu:

  1. Saudi Arabia
  2. Uni Arab Emirat
  3. Selandia Baru
  4. Kuwait
  5. Bahrain,
  6. Qatar
  7. China
  8. India
  9. Jepang
  10. Korea Selatan
  11. Liechtenstein
  12. Italia
  13. Prancis
  14. Portugal
  15. Spanyol
  16. Swedia
  17. Polandia
  18. Hungaria
  19. Norwegia
4 dari 4 halaman

Pertimbangan Matang Ahli & Praktisi

Ilustrasi© Istimewa

Wiku Adisasmito menambahkan pemangkasan durasi karantina dan memperluas kriteria WNA yang masuk ke Indonesia dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi seiring dengan upaya pengendalian kasus yang telah dilakukan.

Menurutnya keputusan itu dibuat berdasarkan pertimbangan matang dari berbagai ahli dan praktisi sektor terkait.

“ Keputusan ini dihasilkan dari pertimbangan matang berbagai ahli serta praktisi sektor terkait,” katanya.

Diketahui, berdasarkan perspektif kesehatan, kondisi kasus Covid-19 di Indonesia tergolong terkendali, dibuktikan dengan transmisi virus tergolong rendah yaitu 3,01 kasus per 100 ribu penduduk, 0,49 kasus rawat inap per 100 ribu penduduk, dan 0,16 kasus kematian per 100 ribu penduduk.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar