Pesawat Lion Air (Foto: Shutterstock)
Dream - Jadwal penerbangan Lion Air dan Batik Air menuju Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur sempat terganggu pasca amblasnya landasan pacu di bandara itu.
Corporate Communication Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan untuk alasan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan penerbangan, pilot berkoordinasi dengan AirNav dan PT Angkasa Pura I Surabaya melakukan pengalihan pendaratan (divert) dan penundaan terbang (delayed).
" Saat ini, Lion Air maupun Batik Air akan dan telah menerbangkan dengan menggunakan jadwal keberangkatan terbaru bagi penerbangan yang terkena dampak. Kami meminimalisir dampak yang timbul dari kejadian tersebut agar penerbangan-penerbangan lainnya tidak terganggu," kata Danang, Minggu, 20 Mei 2018.
Salah satu penerbangan yang terdampak insiden amblasnya landasan pacu itu ialah penerbangan Surabaya-Denpasar dengan nomor penerbangan JT922 yang seharusnya terbang pukul 10.30 WIB.
" Untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot menunda keberangkatan ketika pesawat di posisi bersiap untuk lepas landas. Pukul 10.30 WIB, pilot JT922 memberi info roda depan pesawat tersangkut aspal sehingga menyebabkan pesawat tidak bergerak maju," ujar dia.
Sebanyak 179 penumpang itu akhirnya dipindahkan ke ruang tunggu. Mereka diberangkatkan ke Bali pada pukul 13.41 WIB.
Saat ini, notam amblasnya bandara pacu tersebut telah dicabut oleh otoritas Bandara Juanda. (mut)
Sumber: Liputan6.com/Fiki Ariyanti
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

3 Kebiasaan yang Dilakukan Spesialis Tulang Belakang untuk Menjaga Postur Tubuh

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng