Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
(Sumber Foto: Merdeka.com)
Dream - Video penodongan serta penyanderaan seorang ibu dan anak di dalam angkot, oleh seorang pria sempat menghebohkan jagat dunia maya.
Kapolsek Duren Sawit, Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Polisi Yudho Huntoro mengatakan, kejadian itu terjadi pada hari Minggu, 9 April 2017 sekitar pukul 19.00 WIB di dalam angkot atau KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulogadung, Jakarta Timur.
Pelaku diketahui bernama Hermawan (26) dan korban bernama Risma Oktaviani, yang pada saat itu tengah membawa anaknya yang masih bayi.
Pada saat itu, pelaku naik angkot dari Prapatan sekitar depan Kantor Perumnas III. Tiba-tiba, pelaku menodongkan senjata tajam kepada korban dan meminta handphone, kalung dan gelang yang dibawa korban.
" Ketika berada di traffic light Buaran Ibu Isnawati berteriak minta tolong," kata Yudho saya dikonfirmasi, Senin, 10 April 2017.
Yudho menuturkan, dalam waktu bersamaan teriakan tersebut didengar oleh anggota Satuan Lalu Lintas Jakarta Timur, Aiptu Sunaryanto.
Melihat ada polisi yang menghampiri, pelaku kemudian langsung mengarahkan senjata tajam yang dibawanya ke leher korban.
© Dream
Lebih lanjut, Yudho berujar, pada saat kejadian, saksi bernama Cikal dan sopir angkot serta beberapa saksi lainnya sempat berusaha melakukan negosiasi. Tapi, pelaku justru meminta para saksi untuk diam.
Setelah satu jam mencari celah, polisi akhirnya menembak lengan kanan korban dan langsung mengamankannya.
" (Negosiasi) tidak dihindarkan malah mengatakan agar saksi diam, jadi menunggu waktu lengahnya lalu menembak pelaku di lengan kanan korban," ujarnya.
© Dream
Terkait kondisi korban, dia mengalami luka sayatan di telapak tangannya. Karena dia berusaha memegang senjata tajam agar tidak mengenai lehernya. Sementara, kondisi bayinya tidak mengalami luka sedikitpun.
Ibu Risma mengalami luka sayatan di telapak tangan sebab tangan ibu korban memegang senjata pelaku. Mungkin dijahit telapak tangannya. Anaknya tidur saat itu," ungkap Yudho.
Saat ini, korban tengah menjalani perlawatan di Rumah Sakit Pondok Kopi, Jakarta Timru untuk menjalani perawatan.
" Korban masih syok. Pihak medis sudah tahu pasti psikisnya dipulihkan," ujar Yudho.
Sementara, akibat mengalami luka tembak, pelaku saat ini dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati Polri untuk menjalani perawatan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya