Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Mendengar bunyi petir menggelegar kadang bikin nyali ciut dan perasaan takut seketika muncul. Suara petir memang memekakkan telinga. Ditambah lagi, bunyinya yang sering kali muncul tiba-tiba membuat kaget bukan main.
Rasa takut mendengar suara petir memang wajar. Tentu kita tidak ingin mengalami musibah tersambar petir.
Kilatan petir sebenarnya sangat berbahaya karena mengandung listrik alami bertegangan sangat tinggi. Jika sampai tersambar, seringkali berujung pada kematian.
Nah, ketika mendengar bunyi petir yang menggelegar di tengah hujan deras, dianjurkan membaca doa ini. Doa ini dibaca Rasulullah Muhammad SAW setiap kali ada petir, seperti diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Ibnu Umar RA.

Allahumma la taqtulna bi ghadlabika wa tuhlikna bi 'adzabika wa 'afina qabla dzalika.
Artinya,
" Ya Allah, jangan matikan kami dengan murka-Mu, dan jangan binasakan kami dengan azab-Mu, dan maafkanlah kami sebelum itu."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Covid-19 adalah penyakit nyata dan berbahaya. Sudah banyak korban akibat penyakit ini, bahkan sampai meninggal dunia.
Covid-19 bisa menyerang siapapun tanpa pandang bulu. Tidak peduli pejabat, orang kaya, tokoh, maupun orang biasa.
Salah satu tokoh nasional yang sempat terinfeksi Covid-19 adalah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj. Kiai Said sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta.
Tetapi, perawatan Kiai Said relatif lebih cepat, sekitar 9 hari. Kini, Kiai Said telah sembuh dari Covid-19.
Selama menjalani perawatan, Kiai Said menjalankan amalan fisik seperti patuh pada saran dokter. Tidak ketinggalan pula amalan rohani dengan membaca doa ini.

A'udzu bi kalimatillahit tammati min syarri ma khalaqa.
Bismillahi la yadlurru ma'as mihi syai'un fil ardli wa la fis sama'i, wa huwas sam?'ul 'alim.
Artinya,
" Aku berlindung dengan kalimat-Mu yang sangat mulia dan sangat suci dari ciptaan-Mu yang negatif."
" Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Sumber: NU Online.
Dream – Kini kita sudah memasuki musim penghujan. Akhir-akhir ini cuaca seringkali mendung dan turun hujan dengan intensitas ringan maupun berat. Bahkan tak jarang terjadi bencana akibat hujan lebat, seperti angin kencang, pohon tumbang, sampai banjir.
Sejatinya, hujan merupakan berkah dari Allah SWT bagi umat manusia. Hujan turun untuk mengatasi bencana kekeringan yang melanda suatu daerah. Hujan adalah suatu hal yang sangat dinantikan bagi kondisi semacam itu.
Akan tetapi jika hujan turun secara terus-menerus manusia akan kewalahan mengahadapinya. Air menggenang di mana-mana dan kadangkala menyebabkan banjir di daerah-daerah tertentu. Tak jarang pula di antara kita merasakan hujan sebagai hambatan untuk beraktivitas.

Menurut Rasulullah SAW, waktu hujan turun merupakan salah satu waktu yangs angat mustajab untuk berdoa. Imam Syafi’i meriwayatkan dalam kitab Al Umm dengan sanad yang mursal, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda, ‘carilah doa yang dikabulkan, yaitu ketika bertemunya dua pasukan, waktu iqamah, serta ketika turunnya hujan.’
Sehingga ketika hujan turun, dianjurkan kepada umat Muhammad SAW untuk berdoa. Karena waktu tersebut memberikan kemungkinan besar untuk dikabulkan doanya oleh Allah SWT. Jadi Sahabat Dream jangan sampai kamu sia-siakan waktu hujan tersebut untuk berdoa ya!
Karena suatu sebab, seringkali hujan membawa malapetaka bagi umat manusia. Seperti adanya bencana banjir dan tanah longsor, pohon tumbang dan angin kencang. Meski kadang penyebab bencana banjir dan tanah longsor merupakan akibat ulah manusia sendiri.
Namun jika banjir datang dan hujan tak kunjung turun, atau hujan menghambat aktivitasmu, maka diperbolehkan bagi umat Islam untuk berdoa agar hujan berhenti.
Ternyata Rasulullah Saw tidak melarang umatnya untuk berdoa kepada Allah agar hujan berhenti turun. Dalam sebuah riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah Saw mengajarkan doa agar hujan berhenti. Berikut doa agar hujan berhenti:

ALLOHUMMA HAWAALAINAA WA LAA ‘ALAINAA, ALLAHUMMA ‘ALAL AHKAAMI WADH DHIROOBI, WA BUTHUUNIL AUDIYATI, WA MANAABITSIS-SYAJARATI.
Artinya:
“ Ya Allah berilah hujan dis ekitar kami, jangan kepada kami. Ya Allah berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.”
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya