Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Ahli forensik Rumah Sakit Cipto Manunkusumo (RSCM), Budi Sampurna, mengatakan, Sianida hanya terdapat di lambung Wayan Mirna Salihin. Kesimpulan ini didasarkan pada sampel yang diambil dari jasad perempuan yang tewas setelah meminum es kopi Vietnam di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Januari silam.
Saat memberikan keterangan di dalam persidangan kasus kopi bersianida di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 31 Agustus 2016, Budi mengaku telah mengambil sampel cairan setelah untuk meneliti organ tubuh Mirna. Menurut dia, racun Sianida belum masuk ke dalam hati dan darah Mirna.
"Namun (racun Sianida) belum ada di dalam hati, dalam darah, maka kami yakin itu sudah diserap (masuk ke organ Mirna)," kata Budi.
Saat meneliti lambung Mirna, kata Budi, ditemukan Sianida sebanyak 0,2 miligram. Tetapi, dia yakin jumlah racun tersebut lebih banyak pada saat masuk ke tubuh Mirna. Sisanya menguap sesuai sifatnya ketika terkena cairan.
© Dream
Budi juga menyampaikan sempat memindai bagian otak Mirna menggunakan CT scan. Hasil pemindaian itu, kata Budi, tidak ditemukan adanya Sianida di kepala Mirna.
"Otak tidak ditemukan kelainan yang mampu dideteksi CT scan," kata Budi.
Budi berucap, CT scan tidak bisa mendiagnosa apa-apa jika tidak dibantu dengan alat lain. "Tidak semua alat kami mampu mendeteksi kelainan sel. Itu hanya bisa dilakukan dalam pemeriksaan mikroskopik," ucap dia.
© Dream
Setelah itu, majelis hakim menanyakan kepada Budi, apakah Mirna meninggal akibat racun Sianida. Budi pun terdiam sejenak, dan menjawab dia tidak bisa menyatakan secara langsung penyebab Mirna tewas akibat sianida.
Tapi, menurut dia, gejala-gejala yang terjadi sebelum Mirna tewas mirip dengan efek terkena racun Sianida. "Tapi gejala yang ditemukan sesuai dengan (orang yang) keracunan Sianida. Tanda-tandanya sesuai dengan keracunan," kata Budi.
Dalam kasus ini, Jessica Kumala Wongso menjadi terdakwa. Dia dituduh sebagai orang yang menaruh Sianida ke dalam gelas es kopi VIetnam yang diminum Mirna.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran