Jumat, 23 Oktober 2026 Cari

Konferensi Internasional Alquran Diharap Jawab Tantangan Zaman

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 31 Agustus 2016 13:43
Konferensi Internasional Alquran Diharap Jawab Tantangan Zaman
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap peserta konferensi dapat mendorong proses penerjemahan yang akurat.

Dream - Lajnah Pentahsihan Mushaf Alquran Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Konferensi Internasional Alquran. Konferensi tersebut mampu menjawab problematika seputar Alquran di tengah zaman yang serba digital.

Menteri Agama Lukman Hakim dalam pidato pembukaannya berharap konferensi itu dapat memberi pembaruan pembahasan momen perayaan 1450 tahun turunnya Alquran.

"Konferensi ini menjadi penting karena 1450 tahun turunnya Alquran. Betapa besar peran dan kontribusi Alquran di dunia. Alquran telah menjadi kitab paling berpengaruh di dunia," ucap Lukman di Hotel Aryaduta, Jakarta, kemarin. 

Dalam Konferensi tersebut, Lukman juga berharap peserta konferensi dapat mendorong proses penerjemahan yang akurat. Ini dilakukan agar tidak memunculkan banyak kesalahpahaman di masyarakat.

"Meskipun terjemahan yang akurat bukanlah hal yang mudah," kata dia.

Kepala Bagian Penelitian, Pengembangan dan Diklat Kemenag Abdurrahman Masud berharap, Konferensi Internasional Alquran menjadi bagian dari pengembangan tradisi penyaringan mushaf Alquran. Tradisi ini sudah dilakukan sejak kekhalifahan Usman bin Affan.

Selain itu, di tengah tantangan teknologi yang kian berkembang, kata dia, konferensi ini dapat menjadi rujukan dalam proses pengungkapan historisitas hingga pelurusan penerjemahan Alquran dapat terlaksana.

"Selain itu kami juga berharap konferensi itu dapat melengkapi menelusuri jejak-jejak mushaf di Indonesia," kata Abdurrahman. (Ism) 

Beri Komentar