Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Seram, Ibu Hamil Kecanduan Main Pokemon Go Sampai Buta

Reporter : Irma Suryani
Rabu, 31 Agustus 2016 07:43
Seram, Ibu Hamil Kecanduan Main Pokemon Go Sampai Buta
Karena terlalu sering menatap layar handphone wanita yang tengah hamil di Taiwan yang buta sementara setelah bermain Pokemon Go untuk jangka waktu yang lama.

Dream - Banyak kejadian buruk yang terjadi pada pecinta game Pokemon Go. Seperti yang dialami oleh ibu hamil asal Taiwan ini.

Dilansir dari sebuah koran lokal Taiwan, pasien ini mengalami kebutaan sementara akibat terlalu lama bermain Pokemon Go dan menatap layar ponselnya.

Akibatnya, ia harus dirawat di rumah sakit dan diberikan obat khusus agar janin yang ada di rahimnya tidak terpengaruh akan kondisi sang ibu.

Menurut dokter mata di rumah sakit Taiwan, sudah banyak menerima pasien dengan kasus sejenis, sejak permainan Pokemon Go mulai rilis di negeri itu. " Jumlah pasien yang datang ke klinik saya telah bertambah setidaknya 20 persen," kata dokter.

" Kebanyakan pasien mata ini terdiri dari kalangan anak muda. Mereka mengeluh mata mereka agak lelah dan kering. Inilah tanda-tanda akibat melihat layar ponsel dalam waktu lama tanpa istirahat," tambah dia.

1 dari 2 halaman

Agar Terhindar dari Kebutaan

Agar Terhindar dari Kebutaan © Dream

Untuk mengatasi hal ini, dokter memberikan saran, sebaiknya sehabis bermain ponsel selama 40 menit, mata harus diistirahatkan selama 10 menit.

" Cara untuk mengistirahatkan mata ialah mengedarkan pandangan di lingkungan sekitar sejauh enam meter."

" Bagi yang memiliki masalah mata kering, mereka perlu menggunakan cairan obat mata agar bola mata berada dalam kondisi nyaman dan basah," jelas dokter itu.

2 dari 2 halaman

Buruk untuk Kesehatan

Buruk untuk Kesehatan © Dream

Kesehatan juga bisa menurun akibat terlalu banyak bermain game Pokemon Go. Hal ini disampaikan oleh seorang ahli refleksologi.

" Leher akan rasa sakit jika sering menunduk melihat layar ponsel. Begitu juga pada lengan tangan akan rasa sakit dan gerakan akan terbatas."

" Jika terjadi seperti itu, ia harus beristirahat selama tiga hari. Dan jika kondisi masih tidak berubah, ia harus segera mendapatkan perawatan di klinik ataupun rumah sakit," refleksologi itu.

Beri Komentar