Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Jessica Kumala Saat Mendengarkan Kesaksian Hani Juwita Boon (Dream.co.id)
Dream - Empat menit. Waktu singkat itulah yang menurut ahli digital forensik Mabes Polri, Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Nuh Al Azhar, menjadi saat-saat kritis dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin.
"Pada pukul 16.29 sampai 16.33 itu. Sesuai gerakan tangan, titik rawannya sekitar empat menit, yang kemungkinan sianida ada di gelas," kata Nuh saat bersaksi di persidangan kasus ‘kopi bersianida’, yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 10 Agustus 2016.
Nuh mebeberkan empat menit rawan tersebut. Dalam kurun waktu itu, terdapat gerakan Jessica yang mencurigakan. Nuh menjabarkan waktu singkat itu sebagai berikut:
Pukul 16.29.50 WIB, Jessica membuka tas dengan kedua tangannya. Analisa di sini adalah analisa piksel, jadi jika ada sesuatu bergeser, pasti ada gerakan piksel kamera.
Pukul 16:30:55 WIB, Jessica mengambil dudukan menu di ujung meja dibawa ke dekatnya. Selama kegiatan itu, Jessica beberapa kali menoleh ke kanan dan ke kiri. Terekam juga kegiatan memegang rambut.
© Dream
Pukul 16:33:13 WIB, Jessica memindahkan gelas kopi di depan dia, ke ujung (sebelah kanan), yang mana saat itu masih terhalang paper bag. Jessica memindahkan gelas kopi, sambil menoleh ke kiri kanan dan melihat ke depan lalu memegangi rambut.
Pukul 16:33:53 WIB, Jessica memindahkan paper bag dengan kedua tangannya di atas meja ke bangku sofa. Pertama, dua paper bag dipindahkan dengan kedua tangan, lalu diletakkan di sofa sebelah kanan, dilanjutkan dengan gerakan ke belakang sofa. Jadi di atas meja tidak ada lagi paper bag.
© Dream
Menurut Nuh, setelah rentang waktu empat menit itu, Jessica nampak dalam rekaman CCTV duduk di sofa paling tepi. Tapi tak lama kemudian, dia menggeser posisi duduknya.
"Dan itu posisi badannya terhalang tamaman hias dan CCTV juga tidak bisa lihat (utuh)," kata Nuh.
16.39.23 WIB, ada petugas mendatangi meja untuk menanyakan pesanan. Paper bag yang awalnya terlihat, sudah tidak ada.
17.03.27 WIB Setelah sekian menit Jessica geser kembali ke ujung sofa.
"Dia nggak lagi terhalang tanaman hias. Sehingga terlihat lagi oleh CCTV. Terlihat nggak segaris dengan CCTV dan tanaman. (Jessica) Memindahkan menu sambil pegang rambut. Kalau kami cek dengan pelayan koktail sudah diminum," tutur Nuh.
17.18.12 WIB Mirna dan Hani datang ke meja nomor 54. Mirna duduk tengah dan Hani di ujung bersebrangan dengan Jessica.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire

Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin