Surat Edaran Unpad Soal Beasiswa Bagi Hafiz Alquran (Facebook/El Zee)
Dream - Universitas Padjadjaran Bandung mengeluarkan surat edaran dengan nomor 1820/UN6.BAA/BW/2016 terkait pendaftaran penerima beasiswa prestasi. Beasiswa yang merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu ditujukan bagi 45 mahasiswa S1, tujuh mahasiswa S2, dan empat mahasiswa S3.
Beasiswa ini disalurkan bagi para mahasiswa yang berprestasi di bidang seni budaya, olahraga, teknologi dan komunikasi. Prestasi itu harus dibuktikan dengan menyertakan sertifikat penghargaan.
Tetapi, ada satu syarat dari mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut. Panitia hanya menerima calon penerima beassiswa yang bisa menghapal Alquran.
Lebih spesifik, syarat hapal Quran itu adalah minimal lima juz ke dalam kelompok prioritas penerima beasiswa.
© Dream
Program beasiswa ini mendapat komentar miring dari netizen. Mereka menilai memasukkan unsur agama dalam program pemerintah merupakan hal tidak tepat.
Salah satu pengguna Facebook dengan akun El Zee menyatakan dia tidak sepakat dengan program ini. Tanggapan itu dia unggah di akun miliknya pada 30 September lalu.
" Universitas negeri mengadakan program beasiswa dg menggunakan dana dari negara, namun memasukkan unsur agama sebagai salah 1 persyaratan," tulis El Zee, diakses pada Kamis, 6 Oktober 2016.
" Jika ingin memasukkan unsur agama, mengapa hanya salah 1 agama saja, alih-alih semua agama resmi di Indonesia ?" lanjut dia.
" Ini benar-benar memuakkan !!!" tulis dia.
© Dream
Unggahan tersebut disukai 292 pengguna Facebook yang lain dan telah disebar sebanyak 65 kali. Selain itu, unggahan tersebut juga mendapat 265 komentar.
Beberapa pengguna Facebook menilai kebijakan ini tergolong diskriminatif. Salah satunya adalah pemilik akun Indriyanto Antok.
" Tidak selayaknya mensyaratkan hafal al quran krn negara ini negara indonesia yg berbhineka bukan negara islam," tulis pemilik akun.
Tetapi, banyak komentar yang mendukung beasiswa ini. Seperti yang ditulis oleh pemilik akun Amal Taat Ritonga.
" Kan bukan syarat mutlak.. itu hanya syarat utk mahasiswa muslim. Yg lain tdk. Selain itu kan tertulis berprestasi di bidang olahraga...dll..," tulis pemilik akun.
© Dream
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan membantah pemberian beasiswa dari Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan mengharuskan calon mahasiswa hafal lima juz Alquran.
Program yang digulirkan itu adalah prioritas bagi mereka yang hafiz lima juz dan akan masuk lewat jalur prestasi.
" Itu bukan persyaratan, baca yang benar, salah baca itu gagal paham. Itu gagasan provinsi, mungkin diadopsi oleh Unpad," kata pria yang akrab disapa Aher di Bandung, Rabu (5/10).
Aher, sepert dikutip laman Merdeka menegaskan tidak ada diskriminatif bagi mereka yang ingin masuk Unpad melalui program beasiswa. " Tidak ada (diskriminatif)."
Sebaliknya, Aher justru mengapresiasi adanya syarat hafiz Alquran yang membuat para penghafal Alquran masuk kategori mahasiswa berprestasi.
" Kalau di Jabar kemarin ada ribuan orang yang diberi beasiswa, paling lima orang mahasiswa yang diberikan beasiswanya, bukan semua. Jadi diskriminasi itu kalau yang hafal Alquran saja," ujarnya.