Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Avanish Yadav. Dialah sosok guru idola di Uttar Pradesh, India. Dia begitu dicintai, tak hanya oleh anak didik dan rekan seprofesi, melainkan juga walimurid dan masyarakat di lingkungan tempat dia mengajar.
Dia sosok guru yang baik, menyenangkan, dikagumi, dan dihormati. Sampai-sampai, saat dia harus pindah tugas ke sekolah lain, para murid dan orangtua mereka begitu sedih, hingga tak sanggup menahan air mata.
Yadav bergabung di sebuah sekolah dasar di Gori Bazar, Devria pada 2009. kala itu, dia sangat terkejut melihat jumlah siswa yang hadir di sekolah sangat sedikit. Setelah melakukan penyelidikan kecil-kecilan, Yadav mendapat temuan yang sungguh miris.
Menurut laman India Times, sebagian besar penduduk desa tersebut adalah buruh harian. Sehingga, mereka mengajak anak-anak untuk ikut bekerja membantu perekonomian. Yadav pun mencoba untuk membuat perubahan.
Dia secara pribadi pergi ke setiap rumah di desa itu dan meyakinkan orang tua tentang pentingnya sekolah dan pendidikan.
© Dream
Dalam enam tahun, usaha Yadav benar-benar mengubah anak-anak Desa Gori Bazar. Bocah-bocah yang sebelumnya tak bisa mengeja nama mereka dengan benar, kini mampu berbicara tentang hal-hal internasional.
Ikatan dengan penduduk desa dan murid-muridnya pun juga kuat. Sehingga ketika ada berita Yadav akan dipindah, seluruh desa tidak mampu mengendalikan emosi mereka. Mereka menangis kala melepas Yadav pergi ke tugas barunya.
© Dream
Kisah menyedihkan tentang guru sejati lainnya datang dari Rampura, sebuah kota kecil di Shahbad, masih di wilayah Uttar Pradesh.
Barat Manish Kumar adalah kepala di sebuah sekolah dasar lokal di sana. Kerja keras, efisiensi, dan dedikasi, tidak hanya membuatnya menjadi favorit di desa tetapi juga membuatnya sekolah salah satu yang terbaik di seluruh distrik Rampura.
Begitu besar dampak yang dia berikan kepada sekolah hingga kepindahannya membuat orang tua dan murid-murid meneteskan air mata.
Dari cerita Yadav dan Kumar telah membuktikan bahwa menjadi guru tidak hanya sekadar menjalankan apa yang sudah ditulis dalam kurikulum.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya