Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Iklan Hari Nasional Australia Bergambar Dua Hijaber Ini Dicopot (bbc.com)
Dream - Iklan Hari Nasional bergambar dua hijaber berlatar belakang bendera Australia dicopot dari jalanan di Melbourne. Menurut Pemerintah Negara Bagian Victoria, perusahaan yang memasang iklan tersebut, QMS, mendapat ancaman.
Sementara, laman BBC, sebagaimana dikutip Dream pada Jumat 27 Januari 2017, melaporkan, juru bicara QMS tidak memberikan keterangan secara rinci bentuk ancaman yang mereka terima.
Iklan layanan masyarakat berbentuk tampilan digital itu mempromosikan rangkaian kegiatan perayaan Hari Nasional. Iklan itu memicu perdebatan di internet sejak Jumat, 13 Januari 2017.
Menteri Keragaman Budaya Victoria, Robin Scott, mengaku kecewa atas ulah para pengancam. Dia menyebut mereka sebagai 'sekelompok minoritas yang menyerang orang Australia yang bangga'.
"Setiap orang yang melihat (pencopotan iklan) sebagai kemenangan, perlu penyegaran tentang makna sebenarnya Hari Australia," ujar Scott dalam keterangan tertulis.
"(Iklan) itu untuk membawa kebersamaan dan merayakan keragaman yang membuat negara bagian dan negara ini besar," tambah dia.
Hari Nasional yang jatuh pada 26 Januari merupakan peringatan kedatangan armada Inggris pertama kali ke benua yang kemudian dinamai Australia pada 1788 itu.
Dua hijaber merupakan satu dari enam gambar iklan layanan masyarakat itu. Keenam gambar tersebut menunjukkan orang-orang dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda.
Beberapa orang berkomentar di internet, menyebut iklan bergambar hijaber itu tidak mencerminkan Hari Nasional Australia. Ada juga yang menyebut iklan itu sebagai propaganda.
Sementara sebagian yang lain menyatakan sebaliknya. Mereka menyebut iklan itu mencerminkan Australia yang bangga sebagai bangsa dengan keragaman budaya.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS