Geger Pocong di Bantul, Polisi Turun Tangan

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 10 Juni 2015 16:13
Geger Pocong di Bantul, Polisi Turun Tangan
Lantaran meresahkan warga, polisi langsung mendatangi lokasi dan membawa pocong tersebut ke Mapolsek Dlingo.

Dream - Warga Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dihebohkan temuan pocong. Pocong itu terletak di pinggir jalan dan membuat warga serta anak-anak ketakutan.

Dikutip dari akun Facebook Divisi Humas Mabes Polri, Rabu, 10 Juni 2015, para warga melaporkan temuan itu kepada petugas jaga Polsek Dlingo pada Senin, 8 Juni 2015 sekitar pukul 10.00 WIB.

Lantaran heboh, polisi segera mendatangi lokasi tergeletaknya pocong tersebut. Petugas kemudian membawa pocong tersebut ke Mapolsek dan melakukan pemeriksaan.

Hasilnya, pocong tersebut dibuat dari batang pohon pisang dibalut kain kafan. Polisi berharap masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (Ism, Facebook Divisi Humas Mabes Polri) 

1 dari 5 halaman

Geger Pocong Berkeliaran di Perkampungan

Dream - Warga Tanjung Unggat, Kecamatan Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, tengah resah. Sebab, di desa itu tengah merebak cerita tentang pocong yang saban malam berkeliaran di perkampungan warga.

Entah benar atau tidak. Yang jelas satu persatu kisah soal pocong ini muncul di tengah masyarakat Tanjung Unggat. Kisah yang menyebar dari mulut ke mulut menyebut pocong itu mendatangi warga, mulai di warung kopi hingga rumah, dan meminta dibukakan tali pocongnya.

Namun tak jelas betul, siapa yang pertama kali mengaku melihat pocong itu. Tak jelas pula siapa-siapa saja yang benar-benar melihat pocong itu. Sebab, sebagian besar warga yang bertutur soal pocong ini tak menyaksikan dengan mata kepala mereka. Hampir semua yang bercerita mengaku mendengar dari orang lain. Alias " katanya" .

" Si adik datang-datang langsung bilang katanya di Tanjung Unggat ada pocong gentayangan. Minta dibukain tali kafan. Benar kagak sih," kata salah satu warga, sebagaimana dikutip Dreamdari Merdeka.com, Rabu 25 Februari 2015. " Itu benar katanya," sahut warga yang lain.

Tapi yang jelas, sebagian warga di sana sedang ketakutan. Kisah pocong ini menyebar luas. Ketakutan warga membuat desa itu seperti kampung mati saat malam tiba. Setelah waktu Maghrib tiba, tak ada lagi warga yang berani keluar rumah.

Warga juga tak ada yang bereni melewati jalanan desa. Sebab, jalan menuju kampung yang berada di sekitar pesisir ini hanya satu. Jalan ini juga yang membelah pemakaman menjadi dua, di sisi kanan dan kiri jalan. (Ism, Sumber: Merdeka.com

2 dari 5 halaman

Heboh Pocong Menyeramkan Muncul di Situs Mabes Polri

Dream - Sosok pocong menyeramkan muncul situs resmi Divisi Profesi dan Pengaman Mabes Polri, tepat di bagian banner utama situs dengan domain http://www.propam.polri.go.id/.

Di banner itu terpampang lima gambar pocong menyeramkan yang dipasang berjejer, menutupi lambang Polri di bagian teratas halaman pertama situs tersebut.

Hingga siang ini, gambar pocong itu masih ada di situs yang dibuat pada 1 Juli 2010. Diduga ini adalah ulah peretas yang sengaja meretas situs resmi Polri.

Sebelumnya akun resmi Facebook Humas Mabes Polri, Pagi tadi, memposting informasi terkait sosialisasi tarif SIM yang mendapat banyak respon dari masyarakat. (BACA: Hukum Melepas Tali Pocong)

Dalam postingan itu tertera, himbauan agar masyarakat mengawasi kinerja kami (Polri) di lapangan. 

" Jika ada oknum kami yang melanggar aturan, catat nama, pangkat dan kesatuannya dan laporkan secara berjenjang ke Sie Propam Polres, Bidpropam Polda atau Divpropam Polri www.propam.polri.go.id,"  tulis Humas Mabes Polri dalam akun Facebook-nya. (BACA: Geger Pocong Berkeliaran di Perkampungan)

Namun banyak pengunjung yang terkejut dengan adanya penampakan pocong ketika mengakses situs tersebut. (BACA: Tragis! Nenek di Sukabumi Disekap dan Dijadikan Pocong). 

3 dari 5 halaman

Hukum Melepas Tali Pocong

Dream - Orang yang sudah meninggal dan dikafani harus melepaskan segalanya. Memang bukan ia sendiri yang menanggalkannya. Tetapi pihak keluarga perlu mencopot segala yang melekat pada tubuh jenazah.

Mulai dari pakaian luar-dalam, sepatu, dasi, juga ikatan gesper, bermerk atau tidak, belanja di pasar swalayan atau loakan. Pokoknya dicopot.

Sementara perihal roh jenazah yang bergentayangan mengganggu orang-orang hidup untuk meminta dilepaskan tali kafannya? Wallahu a'lam. Seperti apa hukumnya? Selengkapnya klikMelepas Tali Pocong

4 dari 5 halaman

Warga Mampang Dihebohkan Penangkapan Pocong oleh Ustaz

Dream - Warga di Jl Mampang Prapatan 17, RT 1 RW 2, Jakarta Selatan, Jumat malam kemarin dihebohkan oleh peristiwa penangkapan pocong di wilayahnya. Makhluk halus yang berhasil ditangkap oleh seorang ustaz itu kemudian dimasukkan ke dalam botol.

Ustaz Surya mengatakan, sebenarnya dia sudah berhasil menangkap pocong tersebut sejak Selasa 21 Oktober lalu. Namun, makhluk gaib yang dikurung dalam botol kecil selama sembilan hari itu baru dimusnahkan Kamis 30 Oktober lalu pukul 22.00 Wib, seperti diwartakan merdeka.com.

" Penangkapan lebih dari seminggu lalu, kita simpan sampai dieksekusi hari ini," ujar Ustaz Surya kepada merdeka.com di rumahnya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat 31 Oktober 2014 dini hari. 

Proses pemusnahan ini disaksikan ratusan warga sekitar. Di dalam botol bening bekas minuman itu, makhluk berbalut kain putih itu tampak berukuran sekitar 5 cm.

Pendiri Majelis Dzikir Asyari'un itu menceritakan, kejadian itu bermula ketika salah satu tetangganya mengeluhkan kejadian-kejadian aneh di rumahnya.

" Keluarga itu minta bantuan sama saya karena sudah sebulan diganggu sama penampakan-penampakan pocong," kata dia.

Menurutnya, tidak gampang untuk menangkap pocong tersebut. " Awalnya nangkep hari Seninenggak dapet, malam Selasa nya baru dapet," imbuh dia.

Dia mengatakan, tak masalah jika pocong itu mengganggu di luar rumah. " Ini kan udah di dalam rumah mengganggunya iya harus diatasi," ujar dia serius.

Ustaz Surya mengaku tidak langsung memusnahkan karena lebih dulu ingin mengetahui apa tujuan pocong tersebut mengganggu tetangganya. " Dia ternyata punya niat jahat," ujar Ustaz Surya tanpa merinci.

5 dari 5 halaman

Geger `Pocong` Jatuh dari Keranda

Dream - Jagat sosial media sempat dihebohkan kejadian di mana jenazah yang sudah terbungkus kain kafan tiba-tiba jatuh dari keranda.

Pada video itu, tampak segerombolan pengantar jenazah tengah berjalan. Namun, saat empat penggotong sedang berjalan, keranda jebol dan mayat yang akan dikuburkan jatuh ke jalan.

Puluhan warga yang menonton berteriak karena si penggotong keranda tetap berjalan. Mereka tidak menyadari bahwa jenazah yang dibawa jatuh.

Video ini sempat menarik perhatian media Eropa, seperti Mirror.uk dan Blid.de. Dalam laporannya mereka menulis keterangan bahwa video itu adalah cuplikan upacara pemakaman di salah satu desa di Indonesia.

Namun, belakangan diketahui insiden itu hanyalah goyunan dalam karnaval memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan RI 17 Agustus.

Beragam komentar dari pengguna Youtube bermuncul. Ada yang bilang kocak, ada pula yang menyesalkan materi humor menggunakan ilustrasi jenazah.

Bagaimana video yang membuat media Eropa tertipu, ini ? Ini videonya :

Beri Komentar