Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Masjid Istiqlal (Kementerian PUPR)
Dream - Istiqlal menjadi masjid pertama di dunia yang meraih sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) sebagai tempat ibadah dengan bangunan ramah lingkungan atau green building.
Sertifikat EDGE diberikan langsung oleh lembaga International Finance Corporation (IF) melalui Country Manager IFC untuk Indonesia dan Timor-Leste, Azam Khan.
Menurut Azzam Khan, EDGE merupakan standar bangunan hijau dan sistem sertifikasi untuk membantu profesional dan para pelaku bangunan gedung dalam mewujudkan bangunan hijau.
" Kami merasa sangat terhormat dapat menjadi masjid pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi Final EDGE. Pencapaian yang luar biasa ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami untuk mendukung kelestarian lingkungan baik di kawasan Masjid Istiqlal maupun di seluruh negeri," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, saat menerima penghargaan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Masjid Istiqlal karena telah menerapkan prinsip-prinsip bangunan hijau sebagai bentuk penghematan energi dan keberlanjutan lingkungan.
Sejumlah sisi Masjid Istiqlal telah menerapkan renovasi berbasis konsep bangunan hijau yang ramah lingkungan.
Dikutip dari media sosial Kementerian PUPR, pencahayaan yang digunakan Masjid Istiqlal menggunakan lampu hemat energi yang dapat diatur melalui aplikasi smartphone. Lampu ini menggunakan teknologi pintar tata cahaya LED yang dipasang sebanyak 3.812 lampu.
Panel surya pun juga turut digunakan dalam bangunan Masjid Istiqlal yang mampu mencukupi 13 persen dari konsumsi listrik.
Penggunaan keran air wudhu, keran dan wastafel juga menggunakan sistem penghemat air. Secara umum, Masjid Istiqlal dapat menghemat 476,22 ton karbondioksida per tahun.
Renovasi ini dilakukan sesuai dengan amanat Peraturan Menteri PUPR Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau yang dilakukan sejak 16 Mei 2020 sampai 13 Juli 2020.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
