Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Direksi Bank Mega Syariah Saat Meresmikan KCP Di Kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta (Foto: Dinda/Dream)
Dream - PT Bank Mega Syariah (BMS) melaporkan transformasi digital yang dilakukan perusahaan telah mendorong peningkatan transaksi selama 2022. Pertumbuhan jumlah pengguna aplikasi M-Syariah bahkan tumbuh double digit.
Pertumbuhan transaksi digital tersebut disampaikan Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo dalam keterangan pers pembukaan kantor cabang pembantu BMS di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat, 17 Februari 2023.
Dalam kegiatan tersebut ditandatangani nota kesepahaman yang mencakup dukungan pengembangan bisnis Masjid Istiqlal, layanan perbankan syariah pendanaan dan pembiayaan serta layanan digital untuk Masjid Istiqlal berupa Fitur ZISWAF di M-Syariah.
“ ZISWAF Masjid Istiqlal sudah terkoneksi dengan baik di aplikasi M-Syariah. Tentu saja hal ini akan memudahkan para jamaah Masjid Istiqlal dan masyarakat pada umumnya untuk menunaikan ZISWAF, hanya melalui genggaman tangan,” kata Yuwono.

Hingga akhir tahun 2022, transaksi digital banking melalui aplikasi M-Syariah menunjukan pertumbuhan positif dengan dengan meningkatnya jumlah pengguna aplikasi M-Syariah sebesar 78,7 persen.
Peningkatan ini berdampak pada meningkatnya volume transaksi melalui M-Syariah yang mencapai 540.254 transaksi atau naik 51,4 persen secara year on year (yoy).
Nilai transaksi melalui M-Syariah tersebut mencapai Rp 711 Miliar atau meningkat 37,2 persen dari tahun sebelumnya.
Dari sisi transaksi ZISWAF via M-Syariah juga meningkat dari tahun sebelumnya 1.978 transaksi Ziswaf menjadi 2.315 transaksi.
Transformasi digital yang dilakukan BMS juga membantu mendorong kinerja perusahaan di sektor bisnis lain. Capaian positif hingga Kuartal III 2022 diantaranya peningkatan pembiayaan yang disalurkan sebesar 12,16 persen secara year on year (yoy), DPK Bank Mega Syariah juga tumbuh positif 12,47 persen yoy dari Rp 10,5 triliun menjadi Rp 11,8 triliun.

Terkait kerja sama BPMI, Yuwono mengatakan perusahaan telah berkolaborasi semenjak tahun 2020 diawali dengan kerjasama pengelolaan rekening payroll pegawai BPMI, memberikan bantuan dan santunan bagi yang membutuhkan melalui Program Amaliyah Ramadhan.
BMS dan BPMI pun bersinergi meluncurkan aplikasi e-Istiqlal yang menggunakan platform DOKU Zocial Super App sekaligus menyerahkan bantuan berupa kendaraan operasional kepada Masjid Istiqlal.
Kedepannya, BMS akan turut mendukung digitalisasi Masjid Istiqlal untuk transaksi ZISWAF non-tunai melalui QRIS.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya