Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Prudential Syariah (Foto: Drem.co.id/Okti Nur Alifia)
Dream - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperluas pangsa pasarnya setelah spin off pada 5 April 2022.
Chief Financial Officer Prudential Syariah Paul Setio Kartono mengatakan, salah satu yang telah dilakukan adalah menjadi partner organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang merupakan organisasi Islam terbesar di dunia, dengan anggota yang mencapai 150 juta orang.
Menurutnya Prudential Syariah sebagai perusahaan syariah tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus masuk ke dalam suatu ekosistem.
“ Kita punya kerjasama dengan NU, NU kan organisasi Islam terbesar di dunia katanya, anggotanya 150 juta,” ungkap Paul dalam acara Workshop Jurnalis 2023 bersama Prudential Syariah di Bogor, 16 Februari 2023.
Untuk diketahui, Paul menginformasikan sampai Kuartal III 2022, pangsa pasar Prudential Syariah telah mencapai sekitar 28 hingga 29 persen.
Bekerja sama dengan NU, lanjut Paul, setidaknya membuktikan kepada masyarakat bahwa Prudential Syariah benar-benar menjadi entitas sendiri yang sudah terlepas dari induknya.
“ Kita sudah jadi partnernya dari NU, mudah-mudahan menghapus keraguan, jadi kalau masih ‘wah ini prudential syariah benar-benar syariah nggak sih?’ orang kita jadi partnernya NU apalagi coba yang diharapkan? Apalagi yang bisa membuktikan kita bahwa kita benar-benar syariah yang sudah benar-benar terlepas,” lanjut Paul.
Selain itu, saat ini Prudential Syariah juga meningkatkan digitalisasi agar menjangkau masyarakat dengan cepat. Implementasinya seperti memperkuat kerja sama dengan beberapa perusahaan financial technology yakni OVO dan akan menambah partner lainnya.
Prudential Syariah pun juga memberdayakan lebih dari 160.000 tenaga pemasar berlisensi dan profesional.
Soal produk, akan ada penambahan produk baik dari produk tradisional dan Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (Paydi) yang akan disesuaikan dengan segmen masyarakat.
Prudential Syariah pun sangat menggiatkan melakukan literasi syariah yang menjadi tantangan tersendiri di industri syariah, mengingat tingkat literasi asuransi syariah di Indonesia hanya 3,99 persen, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan. Angka ini jauh lebih kecil dari tingkat literasi asuransi pada umumnya.
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series