Jumlah Kasus Omicron Meningkat Jadi 1.766

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 27 Januari 2022 17:00
Jumlah Kasus Omicron Meningkat Jadi 1.766
Kasus baru sejak Senin tercatat 140.

Dream - Transmisi Covid-19 varian Omicron semakin meluas. Kasus terkonfirmasi pun terus meningkat.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan total kasus terkonfirmasi varian Omicron per Kamis, 27 Januari 2o22 mencapai 1.766. Terdapat 140 kasus baru yang ditemukan sejak Senin, 24 Januari 2022.

" Kasus Omicron yang dilaporkan sampai dengan hari ini adalah 1.766," ujar Nadia.

Dari jumlah total tersebut, sebanyak 1.066 kasus berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sementara 449 kasus merupakan transmisi lokal dan 251 lainnya masih diteliti.

 

1 dari 3 halaman

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menyatakan pihaknya menggencarkan upaya pelacakan kasus Omicron. Pemeriksaan PCR berbasis genome sequencing kini diganti dengan S Gene Target Failure (SGTF) untuk mempercepat identifikasi varian Omicron.

" Untuk tracing kasus kita akan menggunakan PCR yang lebih cepat dengan SGTF, yang bisa mendeteksi Omicron," kata Budi awal pekan lalu.

SGTF segera ditambah dan didistribusikan ke daerah. Selain itu, Pemerintah juga mempercepat pelaksanaan vaksinasi, khususnya untuk lanjut usia.

" Kami juga tekankan karena paling banyak kasus Omicron terjadi di DKI Jakarta dan Jabodetabek, maka dalam 23 minggu ke depan kita akan mempercepat vaksinasi di sana," kata Budi, dikutip dari Merdeka.com.

2 dari 3 halaman

2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal, Salah Satunya Terpapar dari Transmisi Lokal

Dream - Kementerian Kesehatan melaporkan dua pasien Covid-19 yang terkonfirmasi terpapar varian Omicron meninggal dunia. Kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia yang meninggal akibat varian baru omicron.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid  mengatakan kedua pasien tersebut diketahui memiliki komorbid.

" Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso," ucap Nadia pada keterangan tertulisnya, Sabtu 22 Januari 2022.

Data Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini bertambah 3.205 kasus. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 627 kasus.

Meski ada peningkatan angka positif Covid-19, laporan pasien yang meninggal dunia relatif masih rendah di bawah 10 kasus dalam sepekan ini. Begitu pula laporan kasus meninggal hari ini berjumlah 5 kasus.

Kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi 

3 dari 3 halaman

Pertambahan Kasus Positif Dipicu Varian Omicron

Omicron di Indonesia.

Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia© Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia

Sebelumnya sejak 15 Desember 2021 hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia.

Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan penyebaran Omicron di Indonesia. Seperti menggencarkan 3T terutama di wilayah pulau Jawa dan Bali, peningkatan rasio tracing, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat, menggencarkan akses telemedisin, serta meningkatkan rasio tempat tidur untuk penanganan COVID-19 di rumah sakit.

Kemduian yang terbaru, Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan aturan baru untuk penanganan konfirmasi Omicron di Indonesia. Tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022.

" Melalui Surat Edaran ini, penanganan pasien konfirmasi Omicron sesuai dengan penanganan COVID-19, dimana untuk kasus sedang sampai berat dilakukan perawatan di rumah sakit, sementara tanpa gejala hingga ringan, difokuskan untuk Isolasi mandiri dan Isolasi Terpusat," tutur Nadia.

Beri Komentar