Aksi Mengharukan Kakek Amerika Demi Pengungsi Suriah

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 23 Desember 2015 07:02
Aksi Mengharukan Kakek Amerika Demi Pengungsi Suriah
Ghafoor Husain ingin menyediakan makanan hangat untuk 15.000 pengungsi setiap hari. Satu unit bus diubahnya menjadi dapur berjalan.

Dream - Seorang kakek asal Stockton, California, Amerika Serikat, Ghafoor Hussain, 45 tahun membeli sebuah bus besar. Dia lalu mengubah bus itu menjadi dapur berjalan demi memberi makan para pengungsi Suriah.

Awalnya, Hussain melihat foto-foto keluarga Suriah berjalan ratusan kilometer melintas Eropa Timur untuk mencari tempat aman bagi mereka memulai kehidupan baru. Dia tergerak untuk turut serta membantu mereka.

Terlatih sebagai seorang mekanis, Hussain mengunakan kemampuannya untuk merenovasi bagian dalam bus. Dia memasang sejumlah peralatan masak termasuk beberapa kompor sehingga bus tersebut dapat menampung banyak orang makan tiap hari.

Setelah renovasi selesai, Hussain segera berangkat menuju Serbia dan Macedonia. Dia ingin sekali membantu para pengungsi yang tidak punya persediaan makanan hangat.

Untuk upaya tersebut, Hussain menghabiskan 6.000 pounsterling, setara Rp122 juta, dari saku pribadinya.

" Sekitar empat minggu lalu saya membeli sebuah van penuh makanan untuk pengungsi di Austria, Slovenia, dan Kroasia," ujar ayah empat anak dan kakek tiga cucu ini.

" Sementara saat saya di sana (Serbia dan Macedonia), saya menemukan para pengungsi hanya mendapat makanan dingin," tutur dia.

" Saya berpikir harus ada sesuatu yang bisa kita lakukan dan saat itulah saya mendapatkan ide membeli bus dan mengubahnya menjadi dapur berjalan," ucap Hussain.

Bersama sejumlah relawan lokal termasuk dokter, Hussain ingin memberi makan sekitar 15.000 orang setiap harinya.

" Perkiraan saya jika kami terus memasak, kami akan memberi makan 8.000 hingga 10.000 orang setiap hari dengan mudah," kata Hussain, pemilik garasi M&M di Snowdon Road, Middlesbrough. " Kami bahkan bisa memberi makan 15.000 orang," ucap dia.

(Ism, Sumber: metro.co.uk) 

 

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian