Polisi Panggil Direktur BI Jelaskan Tuduhan Logo` Palu Arit`

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 18 Januari 2017 09:51
Polisi Panggil Direktur BI Jelaskan Tuduhan Logo` Palu Arit`
Desimus dipanggil untuk memberikan keterangan mengenai fitur pengaman uang kertas rupiah.

Dream - Polisi tengah mengusut aduan Gubernur Bank Indonesia yang melaporkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab dengan tuduhan penghinaan terhadap logo BI di uang kertas rupiah. Dalam pengusutan ini, polisi meminta keterangan Direktur Percetakan BI, Desimus, sebagai ahli.

" Krimsus Polda Metro Jaya meminta keterangan ahli dari BI, terkait laporan tentang adanya dugaan lambang palu arit di mata uang Indonesia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Jakarta, Selasa, 17 Januari 2017.

Argo menuturkan saat diperiksa Desimus didampingi enam staf hukum dari BI. Tetapi Argo mengaku belum mengetahui hasil dari pemeriksaan tersebut.

Sementara ituDeputi Direktur Departemen Komunikasi BI, Andi Wijaya mengatakan dalam pemeriksaannya, Desimus mendapat 23 pertanyaan.

" Ada 23 pertanyaan. Jadi kita hadir di sini memenuhi panggilan Polda atas laporan mengenai dugaan penyebaran informasi yang tidak benar terhadap video yang beredar," ujar Andi.

Andi menjelaskan, Desimus diminta menjelaskan fitur-fitur yang ada dalam mata uang rupiah baru. Itu termasuk fitur keamanannya.

" Jadi kita ditanyakan bagaimana fitur pengamannya seperti apa, mengapa ada di situ dan lain sebagainya," ucap dia.

Lebih lanjut kata Andi, fitur-fitur tersebut berfungsi sebagai alat pengaman uang agar masyarakat merasa aman dan yakin, uang yang dimilikinya itu merupakan uang asli.

Dia mengatakan apabila ada masyarakat yang belum mengetahui fitur-fitur yang ada pada uang rupiah, dapat menghubungi kontak Center BI di nomor 131.(Sah)

Beri Komentar