Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bupati Abdullah Azwar Anas Berswafoto Dengan Santri Pondok Modern Daril Muttaqien Gontor, Banyuwangi (Foto: Merdeka)
Dream - Kedatangan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pondok Modern Daril Muttaqien Gontor, Banyuwangi disambut antusias para santri. Anas datang untuk memberi motivasi kepada para santri agar semangat dalam belajar.
Dalam sambutannya, Anas menceritakan perhatian pemerintah daerah untuk para santri, siswa berprestasi dan masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan beasiswa.
"Saya ingin lihat-lihat ke Gontor perkembangannya. Apakah jalannya rusak. Dulu masih rusak waktu ke sini, tapi sekarang sudah baik. Lingkungan seperti di pondok ini sangat penting, sehebat apapun anak-anak, kalau lingkungannya tidak mendukung, sulit maju. Pemda sudah akan memberi beasiswa sekolah pilot bagi yang hafal Alquran dan lolos bahasa," kata Anas, dikutip Dream dari Merdeka, Sabtu, 15 Juli 2017.
Menurut pengasuh Pondok Pesantren Gontor, Muhammad Syujai, pengetahuan umum dan agama menjadi pelajaran wajib disamping pendidikan agama. Selain itu, nilai-nilai kebhinekaan juga diperkenalkan melalui kegiatan ekstrakulikuler.
Bahkan, di pesantren ini ada beragam seni budaya dari beragam suku ditampilkan oleh para santri.
"Tahun ini ada drama nusantara, panggung gembira bhineka tunggal ika. Menampilkan beragam tarian Nusantara," ujar dia.
Staf Pengasuh Santri Muhamad Fathi menjelaskan Pesantren Gontor memang mengutamakan disiplin pendidikan. Dia mencontohkan, semua santri wajib berinteraksi menggunakan bahasa Indonesia, Arab dan Inggris untuk melatih kompetensi.
"Bila ketahuan melanggar, mereka bisa kena hukman dipetal (dibotakin). Di sini juga ada eks school pidato Bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia," jelasnya.
Saat ini, sudah ada 1.350 santri di Pondok Gontor 5 cabang Banyuwangi. Sementara, cabang Pondok Gontor di Indonesia sudah berjumlah 20. Dia berharap, ke depan bisa ada pengurusan imigrasi di pondoknya agar warga luar negeri yang ingin mondok ke Gontor bisa lebih mudah.(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS