Kenali Kemampuan Empat Jenis Masker Ini dalam Menangkal Virus

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 2 April 2020 06:01
Kenali Kemampuan Empat Jenis Masker Ini dalam Menangkal Virus
Masyarakat diminta untuk tidak panic buying.

Dream - Dokter spesialis paru RS Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, dr Erlina Burhan, Sp.P(K),M.Sc, Ph.D, menjelaskan empat jenis masker yang ada di masyarakat.

Menurut dia, ada sejumlah masker yang bisa digunakan untuk masyarakat dan ada pula masker yang khusus untuk industri.

" Masker merupakan salah satu pencegahan penularan Covid-19," kata Erlina, dalam tayangan BNPB Indonesia, Rabu, 1 April 2020.

Erlina mengatakan, meski menjadi penangkal, selain masker harus ada kombinasi dengan yang lain. Misalnya cuci tangan dan perilaku hidup sehat lain.

Erlina menyebut, ada empat jenis masker yang bisa ditemukan saat ini. Diantaranya, masker kain, masker bedah, masker N95, dan facepiece respirator, atau masker yang menutupi seluruh muka. Dia mengatakan, ada beberapa keunggulan dari masing-masing masker tersebut.

1 dari 7 halaman

Masker Kain

Pertama, masker kain. Masker ini bisa di dipakai masyarakat yang sehat di tempat umum dan fasilitas lain. Meski demikian, kata Erlina, pengguna masker ini tetap perlu menjaga jarak satu hingga dua meter.

" Karena masker kain tidak bisa memproteksi semua partikel," ucap dia.

Masker kain (Foto: Shutterstock)© Shutterstock

Masker kain (Foto: Shutterstock)


Masker kain disarankan tidak menggunakan tenaga medis. Untuk para tenaga medis yang bekerja di fasilitas kesehatan.

Dia menyarankan masker jenis kedua, yaitu masker bedah. Masker bedah, kata dia, juga bisa digunakan masyarakat yang punya gejala flu, pilek, demam, nyeri tenggorokan, dan batuk.

Masker bedah *Foto: Shutterstock)© Shutterstock

Masker bedah (Foto: Shutterstock)

2 dari 7 halaman

Masker untuk Industri

Sementara itu, masker ketiga, yaitu N95 bisa digunakan tenaga medis yang punya kontak dekat dengan pasien terinfeksi virus. " Maka dianjurkan untuk dipakai petugas kesehatan, bukan masyarakat umum," ujar dia.

Masker N95 (Foto: Shutterstock)© Shutterstock

Masker N95 (Foto: Shutterstock)

Jenis masker keempat yaitu facepiece respirator. Masker jenis ini, kata dia, punya sistem penangkal yang ampuh dari virus.

Tetapi, kata dia, masker jenis ini biasanya hanya digunakan di industri. Para pekerja yang menggunakan masker ini diharapkan dapat terlindung dari gas berbahaya.

Masker Facepiece Respirators (Foto: Bulksafety)© Istimewa

Masker Facepiece Respirators (Foto: Bulksafety)



3 dari 7 halaman

Jangan Panic Buying

Di tengah wabah Covid-19 ini, dia berharap kelangkaan masker dapat teratasi. Dia berharap masyarakat tidak melakukan pembelian secara panik.

Sebab, prioritas pengguna masker ini yaitu tenaga kesehatan dan orang-orang sakit. " Jadi kalau orang sehat yang memborongnya, yang memakainya,maka ketersediaan masker tidak lagi untuk orang sakit dan tenaga kesehatan. Jika orang sakit tidak ada lagi akses terhadap masker, ini akan menjadi sumber penularan," ujar dia.

4 dari 7 halaman

Banting Setir Bikin Masker Kain, Penjahit Ini Banjir Pesanan

Dream – Kelangkaan masker di pasaran akibat pandemi virus corona Covid-19, ternyata justru menjadi peluang bisnis baru. Karena permintaan yang tinggi, penjahit baju pun banting setir membuat masker berbahan kain.

Penjahit baju yang banting setir membuat masker kain itu adalah Yudi dan Dwi Anjani Susiana Putri, pasangan asal Miagan, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur. Kini mereka kebanjiran order masker kain.

Dwi mengaku beralih menjadi penjahit masker karena barang itu kini sangat langka. Kalaupun ada, harganya sudah sangat mahal.

" Akhirnya, saya memproduksi sendiri, dan ternyata sambutan masyarakat di luar dugaan," kata Dwi sebagaimana dikutip dari Merdeka.com, Senin 23 Maret 2020.

5 dari 7 halaman

Kewalahan

Dwi sudah cukup lama menekuni bidang jahit-menjahit. Kegiatan inilah yang saat ini menopang ekonomi keluarganya. Dia pun membuat masker dari kain, dan satu demi satu pesanan pun mulai bermunculan.

Seiring dengan waktu, pesanan terhadap masker buatannya justru makin membludak hingga membuat mereka kewalahan.

" Ini saya sedang menjahit kain untuk pembuatan masker pesanan orang-orang. Banyak yang memesan," kata dia.

6 dari 7 halaman

Kalangan Medis Turut Memesan

Dia menyebut, pesanan tidak hanya berasal dari orang biasa, namun sejumlah orang dari kalangan medis pun turut memesan masker buatannya. Selain itu, warga dari beberapa daerah juga turut memesan masker buatannya, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan beberapa kota lainnya.

Tidak hanya memasarkan secara konvensional, Dwi juga menjual masker buatannya melalui media sosial, seperti facebook maupun instagram.

" Kami sampai kewalahan menerima pesanan. Pegawai puskesmas saja pesan 250 lembar," kata dia.

7 dari 7 halaman

Dibuat dari 2 Jenis Kain

Dwi mengklaim maskernya bisa menangkal virus. Sebab, dilapis oleh dua jenis kain. Keunggulan lainnya, pemesan dapat memilih motif kain yang diinginkannya, atau bahkan jika ada yang suka tanpa motif alias polos juga disediakan.

Untuk satu masker dibanderol dengan harga Rp10 ribu. Namun, jika pemesan memesan lebih dari 100 buah, harganya bisa didisikon.

Dia mengaku senang dengan peluang bisnis ini, namun dia tetap berharap wabah penyakit ini bisa segera hilang. Dia mendoakan agar semua warga Indonesia segera dihindarkan dari bencana ini.

" Moga-moga cepat selesailah wabah ini," kata Dwi.

Beri Komentar