AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Kios Rokok Milik Usma Yang Berada Di Dekat Pos Polisi Sabang Dijarah Massa. Pos Tersebut Dibakar Massa Perusuh. (Liputan6.com/ Delvira Chaerani Hutabarat)
Dream - Aksi demonstrasi berujung kericuhan itu terjadi di depan gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Mei 2019.
Polisi membubarkan massa. Massa mundur. Massa dari Jalan MH Thamrin ke arah Jalan Wahid Hasyim dan Sabang.
Pos polisi di persimpangan Jalan Wahid Hasyim - Jalan H Agus Salim dibakar massa.
Tak berhenti di fasilitas publik. Massa juga menyerbu lelaki paruh baya. Penjual asongan yang berlokasi tak jauh dari pos polisi.
Nama pedagang itu Usma. Umurnya 64 tahun.
Dia mengingat peristiwa semalam itu. " Sebelum mereka bakar (pospol) saya lari, keluar (dari polsek)," ujar Usma, dilaporkan Liputan6.com, Kamis, 23 Mei 2019.
Usma melihat dari jauh kios rokoknya. Badannya lemas. Barang dagangannya ludes dijarah.
" Semua diambil. Minuman, semua rokok diambil. Habis," kata dia.
Usma terasa sedih saat menceritakan kejadian tersebut. Matanya berkaca-kaca. Mengingat peristiwa yang memilukan itu.
" Habis semua, kenapa warung saya? Saya salah apa ya?" ujar dia.
Usai tragedi, Usma tegar. Dia merapikan kiosnya. Sekaligus mengingat tempatnya tidur jika malam datang.
" Selama ini saya numpang di pospol, saya bantu-bantu juga di sana. Sekarang hilang semua baju saya di sana habis terbakar," kata dia.
Usma rencananya akan pulang ke kampung halaman di Kuningan, Jawa Barat. Dia ingin mencari modal agar bisa hidup di Jakarta.
Dia berharap tidak ada lagi kerusuhan di Jakarta.
Laman penggalangan dana, Kitabisa.com, telah membuka donasi untuk modal Usma.
" Bantu Pak Usma Untuk Berjualan Lagi!!"
Hingga saat ini, sudah terkumpul dana sebesar Rp29.462.437.(Sah)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli