Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Qunut merupakan doa yang dibaca dalam sholat. Tepatnya ketika setelah i'tidal sebelum sujud di rakaat kedua sholat Subuh.
Qunut dibedakan menjadi Qunut Subuh dan Qunut Nazilah. Qunut Subuh dibaca setiap kali sholat Subuh namun Qunut Nazilah hanya pada kondisi tertentu yaitu ketika sedang menghadapi petaka.
Qunut Nazilah memang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Ada kisah pelik di balik Rasulullah mengamalkan Qunut yang Nazilah yang artinya adalah 'Petaka'
Pemicunya adalah tragedi Ar Raji dan Bir Ma'unah. Disebut tragedi, karena utusan Rasulullah untuk mengajarkan Islam kepada Suku 'Adhal dan Al Qarah serta para penduduk Najd tewas dibantai.
Peristiwa itu terjadi pada bulan Shafar tahun 4 Hijriah. Waktu itu, utusan Suku 'Adhal dan Al Qarah datang menemui Rasulullah dan meminta agar dikirimkan beberapa sahabat untuk mengajarkan Islam.
Rasulullah lalu mengutus 10 sahabat di antaranya Ashim bin Tsabit, Abdullah bin Thariq, Khubaib bin Adi, Khalid bin Al Bakir, Marstad bin Abi Marstad, dan Zaid bin Datsanah.
Berangkatlah para sahabat itu menjalankan amanah dari Rasulullah. Ketika sampai di desa Ar Raji, Bani Lahyan yang atas permintaan Suku 'Adhal dan Al Qarah mengepung para sahabat ini.
Pasukan Bani Lahyan yang terdiri dari 100 pemanah itu berjanji tidak akan menyerang jika para sahabat Rasulullah yang dipimpin Ashim bin Tsabit mau menyerah. Tetapi, para sahabat menolak sehingga mereka dibunuh di tempat kecuali Zaid bin Datsinah, Abdullah bin Thariq, dan Khubaib bin Adi.
Ketiga sahabat itu menyerah. Mereka lalu dijadikan budak dan dijual di pasar Mekah. Tetapi, ujung-ujungnya mereka juga dibunuh oleh tuan-tuan yang membelinya untuk melampiaskan dendam.
Beberapa hari kemudian, kepala suku Bani Amir Abu Bara' Amir bin Malik Mula'ib Al Asinnah datang kepada Rasulullah dan meminta dikirimkan sahabat untuk mengajarkan Islam ke penduduk Najd. Rasulullah sempat khawatir para sahabat akan bernasib sama dengan mereka yang berangkat sebelumnya.
Abu Bara' kemudian berusaha meyakinkan Rasulullah dan bahkan siap memberikan jaminan keamanan. Akhirnya, Rasulullah mengutus 70 sahabat untuk mengajarkan Islam ke penduduk Najd.
Sayangnya, utusan yang dipimpin Al Mundzir bin Amir menjadi syahid karena dibantai oleh Amir bin Thufail di wilayah Bir Ma'unah. Ada satu sahabat yang selamat yaitu Amr bin Umayyah Al Dhamri (riwayat lain menyebut Muhammad bin Uqab).
Sahabat yang selamat ini kembali ke Madinah dan melapor kepada Rasulullah mengenai kejadian tragis itu. Rasulullah sangat sedih mengetahui para sahabatnya dibantai.
Rasulullah kemudian berdoa agar Allah memberikan balasan kepada para pengkhianat itu. Selama sebulan penuh setiap sholat Subuh, Rasulullah terus membaca doa yang hingga saat ini dikenal dengan Qunut Nazilah.
Pengkhiatan itu tidak dilakukan oleh Abu Bara', melainkan anak dari saudaranya, Amir bin Thufail. Untuk membayar janji kepada Rasulullah, Abu Bara' mengutus anaknya, Rabiah, membunuh Amir bin Thufail.
Tetapi, Amir bin Thufail hanya terluka setelah ditusuk tombak oleh Rabiah. Dia pun pergi ke Madinah dengan niat membunuh Rasulullah.
Rasulullah mendengar hal itu, lalu berdoa agar Amir bin Thufail mendapat balasan. Di tengah perjalanan, Amir singgah di rumah perempuan terkena penyakit. Dia pun tertular dan meninggal di padang pasir.
(Sah, Sumber: NU Online)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
