Saudi Pantau Hilal Ramadan di Hari Minggu

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 3 Juni 2016 11:43
Saudi Pantau Hilal Ramadan di Hari Minggu
Para Muslim Saudi diminta melapor ke pengadilan terdekat saat melihat hilal. Jika pengadilan jauh atau sulit dijangkau, mereka diminta melapor ke kantor polisi terdekat dan bersaksi di sana.

Dream - Mahkamah Agung (MA) Arab Saudi mengeluarkan maklumat meminta umat Muslim di negaranya untuk memantau hilal. Pemantauan akan dilaksanakan pada Minggu sore, 5 Juni 2016.

Maklumat tersebut menyebutkan apabila seseorang melihat hilal sebagai penanda awal bulan, mereka diminta melapor ke pengadilan terdekat. Pengadilan akan mencatat kesaksian mereka dan akan menjadi bahan penetapan awal puasa di sana.

Apabila jarak pengadilan cukup atau sulit dijangkau, mereka diminta mendatangi kantor kepolisian terdekat dan bersaksi di sana. Petugas akan mencatat kesaksian tersebut dan segera mengantarkan kepada pengadilan.

Awal Ramadan diperkirakan jatuh antara tanggal 6 atau 7 Juni 2016. Ini bergantung pada hasil pemantauan hilal di lapangan.

Pemerintah Indonesia sendiri akan menggelar sidang isbat awal Ramadan pada hari yang sama. Sidang itu dilaksanakan secara tertutup dan hasilnya akan disampaikan melalui konferensi pers.

Sebelum sidang tersebut dimulai, Kementerian Agama telah menyebar tim pemantau hilal di sejumlah titik di seluruh Indonesia. Hasil pemantauan hilal oleh tim akan dijadikan dasar penetapan awal puasa.

Pada April, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat tentang awal Ramadan. Menggunakan metode hisab, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1437 H jatuh pada 6 Juni 2016.

Sumber: alarabiya.net

Beri Komentar