Contoh Visa Haji Yang Dicetak Di Kertas Biasa (kemenag.go.id)
Dream - Indonesia tahun ini dijadikan percontohan percepatan penerbitan visa haji oleh Kerajaan Arab Saudi. Mulai tahun ini, visa haji tidak lagi diterbitkan dalam bentuk stiker, melainkan dicetak dengan kertas biasa ukuran A4.
" Mulai musim haji tahun ini, visa haji yang semula berbentuk stiker akan diubah menjadi visa yang berbentuk kertas biasa berukuran A4," kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama Sri Ilham Lubis, Jakarta, Jumat, 3 Juni 2016.
Menurut Sri Ilham, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan keterlambatan pembuatan visa haji seperti tahun lalu. " Diubah menjadi kertas biasa agar lebih mempermudah proses pencetakannya,” ucap dia.
Sejak 2015, Indonesia menjadi proyek percontohan Arab Saudi dalam penggunaan sistem administrasi haji elektronik e-Hajj. Sistem informasi haji dan umrah ini terintegrasi dengan sejumlah negara lain.
Penerapan e-Hajj sempat mengalami kendala di tahun pertama pelaksanaannya. Kondisi itu mengakibatkan, penyelesaian visa haji jemaah Indonesia 2015 berjalan tersendat.
Sementara itu, hingga kini, berdasarkan informasi dari Direktorat Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) persentase paspor calon jemaah haji 2016 telah mencapai 80 persen. Pengurusan proses visa untuk jemaah yang berangkat lebih awal akan diprioritaskan dulu ketimbang jemaah yang berangkat belakangan.
Advertisement

Guilty Pleasure: Mengapa Kita Menikmati Sesuatu yang Sebenarnya Membuat Kita Merasa Bersalah?

Benarkah Air yang Direbus Dua Kali Berbahaya untuk Kesehatan?

Buah Matang atau Mentah, Mana yang Lebih Sehat? Ternyata Manfaatnya Berbeda

Tim Pencari Jurnalis di Selat Sunda Belum Bisa Masuk Pulau Sertung

Terlalu Banyak Minum Kopi Bisa Berdampak pada Kepadatan Tulang, Studi Menemukan


Top 3 Sustainable Fashion Brand Tanah Air dengan Desain Khas Berkelas