Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Antara Foto
Dream - Ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe, hari ini, kembali menjalani uji kebohongan menggunakan alat lie detector.
" Hari ini Nyonya M (Margriet) kembali menjalani pemeriksaan lie detector," kata Kepala Bidang Humas Polda Bali, Komisaris Besar Hery Wiyanto, Minggu 28 Juni 2015.
Kendati begitu, Hery tak mengetahui persis apakah pemeriksaan itu kini masih berlangsung atau sudah kelar.
" Apakah masing berlangsung atau sudah selesai, saya belum dapat informasinya. Yang pasti hari ini sudah dilakukan lagi (pemeriksaan lie detector)," ujarnya.
Menurut Hery, pengulangan itu bukan berarti uji kebohongan terdahulu tak membuahkan hasil alias gagal.
" Namanya juga alat kan, jadi kita maklumi. Bukan gagal," kata Hery. Menurutnya, uji kebohongan itu mesti dilakukan dalam kondisi tenang. " Peralatan itu berfungsi maksimal digunakan pada tempat yang tidak ribut, kemudian sepi, harus orang yang diperiksa tenang, tidak boleh ada tekanan," katanya.
Pengulangan itu, Hery melanjutkan, agar kepolisian mendapatkan hasil maksimal dari keterangan Margriet. " Ingin mendapatkan hasil maksimal. Dalam waktu dekat atau kalau bisa hari ini kita ulang penggunaan lie detector untuk Margriet," bebernya.
Ia memastikan penggunaan lie detector untuk menyocokkan dengan keterangan yang telah diambil sebelumnya. " Kita tidak ingin mendapatkan hasil yang sesuai atau tidak sesuai. Kita tidak mau terjebak hasil itu juga. Setiap apa yang dilakukan penyidik tentunya untuk mengumpulkan bukti," ungkapnya.
Hery mengaku tak tahu seberapa akurat alat itu untuk mendeteksi seseorang berkata bohong atau jujur. " Akurasinya tidak tahu, tapi kan sering digunakan" .
Sebelumnya, Kapolda Bali, Inspektur Jenderal Ronny F Sompie memastikan Margriet akan menjalani pemeriksaan ulang menggunakan alat uji kebohongan, lie detector.
" Pengulangan (uji kebohongan) itu seperti kita menjadikan TKP itu sebagai laboratorium penyidikan. kapan saja dibutuhkan ya, digunakan," kata Kapolda.
(Laporan: Berry Putra)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya