Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Dream - Tersangka pembunuh Engeline (Angeline), Agus Tai Andamai (25) memberikan pengakuan baru. Pengakuan barunya itu bertolak belakang dengan pengakuan sebelumnya.
Jika sebelumnya Agus mengatakan dia yang menghabisi Angeline setelah terlebih dahulu memperkosanya, kini ia menarik keterangan itu.
Agus menyebut jika ibu angkat Angeline, Margriet pelaku pembunuhan bocah mungil tersebut.
Kuasa hukum Agus, Haposan Sihombing meyakini kali ini keterangan Agus adalah yang sejujurnya. " Dia menyampaikan yang sebenarnya," kata Haposan, Senin 22 Juni 2015.
Bukan tanpa alasan Haposan meyakini pernyataan Agus tersebut jujur. " Dia lebih plong. Tidak terbata-bata dan tegang seperti saat diambil keterangan sebelumnya," tutur Haposan.
Selain itu, lanjut Haposan, tak mungkin seorang pembunuh meninggalkan jejaknya secara gamblang. " Kalau dia pelaku, kenapa dia harus membuka baju dan celana, lalu dimasukkan ke dalam bungkusan yang di dalamnya ada jasad Angeline," kata Haposan.
Menurut Haposan, Agus membuka baju dan celananya dan dikuburkan bersama jasad Angeline atas suruhan Margriet.
" Dia (Agus) diperintah M (Margriet) supaya membuka pakaiannya, baju dan celana, lalu ditaruh di atas tubuh korban," terang Haposan.
Haposan berharap polisi segera menemukan bukti pendukung untuk mengaitkan dengan pengakuan Agus tersebut. Ia percaya, proses penyidikan yang melibatkan tim Inafis dengan peralatan canggihnya dapat membongkar peristiwa sesungguhnya pembunuhan Angeline.
" Kita berharap polisi mengungkap siapa pelaku utama dan siapa yang hanya turut membantu (pembunuhan Angeline)."
Bantah
Kuasa hukum Margriet, Hotma Sitompul menegaskan, kleinnya tak melakukan pembunuhan terhadap anak angkatnya, Angeline.
" Saya tidak baik mengomentari omongannya Agus. Tapi secara umum begini, kalau orang ini hari ini bicara A, besok B, lusa C begitu seterusnya. Silakan saja Agus memberikan keterangan. Tapi saya tidak mau komentari," kata Hotma.
Sejauh ini, tegas Hotma, kliennya sama sekali tak terlibat dalam kasus pembunuhan Angeline. " Sejauh ini dia tidak terlibat, tidak membunuh, tidak tahu. Justru dia menangis karena anaknya yang dikasihinya meninggal," ungkap.
Jikalau nantinya Margriet ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan oleh kepolisian, Hotma meminta kepada publik tidak langsung memvonis jika Margriet pembunuh.
" Nanti itu dibuktikan di pengadilan. Pengadilan yang punya kekuatan hukum yang pasti. Jangan begitu baru jadi tersangka, maka sudah pasti dia pembunuh. Ada asas praduga tidak bersalah," kata Hotma.
(Ism, Laporan: Berry Putra)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya