Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
(Viral4real.com)
Dream - Selama ini orang-orang tidak mempedulikan keberadaan gang-gang sempit di antara dua bangunan. Gang-gang itu dibiarkan begitu saja sehingga menimbulkan kesan kumuh.
Namun sebuah konsep arsitektur baru memanfaatkan gang sempit sebagai lahan untuk mendirikan rumah.
Adalah Jakub Szczesny, seorang arsitek asal Warsawa, Polandia, yang mengubah sebuah gang sempit menjadi rumah yang nyaman yang disebut `Keret House`.
Keret House yang dibangun pria 35 tahun itu menjadi tempat tinggal paling sempit di dunia dengan lebar hanya 1,5 meter. Rumah tersebut luasnya hanya 4,2 meter persegi.
Tetapi jangan meremehkan rumah ini. Keret House mampu menyediakan segala kebutuhan penghuninya, termasuk sebuah dapur dan kamar tidur.
© Dream
Dream - Rumah yang terbilang nyaman untuk penghuni tunggal ini awalnya hanyalah konsep yang tidak mungkin untuk diwujudkan oleh Jakub. Konsep artistik Keret House pertama kali disajikan saat Jakub mengikuti WolaArt Festival yang digelar pada tahun 2009.
Namun, tiga tahun kemudian, konsep tersebut menjadi sebuah kenyataan dan semakin mendapat perhatian dari seluruh dunia.
Keret House dibangun dua lantai dan menggunakan struktur besi sebagai rangkanya. Selain dapur dan kamar tidur, rumah ini juga memiliki kamar mandi dan ruang keluarga.
Rumah ini memiliki dua jendela yang tidak bisa dibuka. Sinar matahari dibiarkan masuk melalui panel kaca tembus pandang yang membentuk dinding depan, atap dan dinding belakang rumah.
Seluruh interior Keret House dicat putih dan listrik diperoleh dari bangunan di sebelahnya. Rumah ini memiliki sistem air dan teknologi limbah khusus dan tidak terhubung ke sistem yang disediakan oleh pemerintah Kota Warsawa.
© Dream
Dream - Untuk membangun Keret House ini, Jakub menghabiskan dana 70 ribu Euro atau sekitar Rp 1 triliun. Dalam mewujudkan proyek ini, Jakub sempat mengalami masalah perizinan dan kepemilikan.
Meski hampir segala pembangunannya dilakukan secara manual, namun konsep hunian baru Jakub itu akhirnya bisa terwujud.
Kini mengubah gang-gang sempit menjadi misi baru bagi Jakub. Menurutnya proyek Keret House adalah permulaan dalam mengatasi masalah perumahan di wilayah perkotaan.
" Ada banyak sekali gang-gang sempit di Warsawa dan mungkin juga kota-kota lain dunia, seperti Berlin misalnya. Proyek ini akan menjadi solusi sempurna dan murah dalam memperbaiki masalah gang-gang sempit di kota-kota di dunia," kata Jakub.
© Dream
Dream - Saat ini rumah paling sempit di dunia ini menjadi tempat tinggal Edgar Keret, seorang penulis Polandia kelahiran Israel.
Kendati demikian Keret membuka rumahnya sebagai tempat untuk tur wisata, menurut laporan majalah arsitektur dan desain digital Design Boom.
(Ism, Sumber: Viral4real.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan