Militer AS: UFO Benar-Benar Nyata!

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 18 September 2019 14:00
Militer AS: UFO Benar-Benar Nyata!
Tapi, kalian tak akan bisa melihatnya.

Dream - Selama ini, perdebatan tentang Unidentified Flying Object atau UFO memang selalu menarik perhatian. Banyak orang mengatakan bahwa UFO tidak nyata. Tapi tak sedikit pula yang yakin UFO benar-benar ada.

Tapi dengarlah penjelasan militer Amerika Serikat. Mereka baru saja menjelaskan tiga video tentang 'fenomena langit yang tak dikenal' yang diunggah oleh New York Times pada Desemebr 2017 dan Maret 2018.

Menurut Juru Bicara Wakil Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Joseph Gradisher, tiga video tersebut asli. Obyek yang terdeteksi dalam ruang pelatihan militer terbatas pada 2004 dan 2015 itu harusnya tak berada di tempat itu.

Joseph mengatakan, benda yang belum berhasil diidentifikasi itu sebagai pesawat tak dikenal. Namun dia mengatakan, sebenarnya rekaman bukti UFO ini tak pernah dibuka ke publik.

1 dari 4 halaman

Bukan Pesawat Alien?

Tapi, video rekaman itu kemungkinan beredar karena ulah mantan pegawai Pentagon yang mengajukan izin untuk membagikannya ke beberapa lembaga pemerintah sebagai bagian dari basis data tentang kendaraan udara tak berawak (UAV). Oknum pegawai itu mendapat izin untuk membagikan video dengan label " Hanya Untuk (Pemerintah AS).

" Para pejabat Angkatan Laut tidak pernah mendeklasifikasi rekaman tersebut untuk publik," kata Gradisher.

Angkatan Laut AS enggan mengatakan pesawat misterius ini ada hubungannya dengan mahluk asing atau alien. Hanya disebut, pesawat itu tidak dapat diidentifikasi atau dijelaskan melalui pengetahuan penerbangan saat ini. 

Meski terus membantah, The New York Times menemukan fakta berbeda. Dalam video yang ditemukannya, pada 2004, terlihat benda-benda tak dikenal muncul tiba-tiba di ketinggian 80.000 kaki, dan kemudian meluncur ke laut, akhirnya berhenti di ketinggian 20.000 kaki dan melayang.

" Lalu mereka keluar dari jangkauan radar atau langsung menembak ke atas."

Sumber: Livescience.com

2 dari 4 halaman

Pentagon Akui Selidiki UFO, Misteri Terungkap?

Dream - Pentagon akhirnya mengakui sedang menyelidiki kebedaraan benda asing, UFO.

Dilaporkan New York Post, juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) Christopher Sherwood, mengatakan kemungkinan adanya kemunculan Fenomena Ancaman Luar Angkasa Tingkat Lanjut (AATIP).

“ Kami melakukan penelitian dan investigasi terhadap fenomena udara yang tidak dikenal (UFO)” ujar Sherwood, Kamis, 23 Mei 2019.

Meski AATIP telah ditutup, Sherwood mengklaim Departemen Pertahanan AS masih menyelidiki klaim penampakan pesawat alien.

" Departemen Pertahanan selalu mengawasi semua pesawat di lingkungan operasi kami, serta mengidentifikasi kemampuan asing yang mungkin menjadi ancaman bagi Amerika Serikat," kata Sherwood.

" Departemen akan terus menyelidiki, melalui prosedur normal, laporan pesawat tak dikenal, yang ditemui oleh penerbang militer AS untuk memastikan pertahanan tanah air dan perlindungan terhadap kejutan strategis oleh musuh negara kita."

 

3 dari 4 halaman

Peneliti Inggris

Nick Pope, yang diam-diam menyelidiki UFO untuk pemerintah Inggris selama 1990-an, menyebut komentar DOD sebagai `pengungkapan terbaik`.

Mantan pejabat pertahanan Inggris yang kini menjadi penulis, mengatakan, " Pengakuan baru ini memperjelas bahwa mereka benar-benar mempelajari apa yang disebut masyarakat sebagai 'UFO,'" kata Pope.

" Itu juga menunjukkan pengaruh Inggris, karena UAP (uniidentified aerial phenomenon) adalah istilah yang kami gunakan di Kementerian Pertahanan untuk menjauh dari budaya pop yang menyertai istilah UFO," ujar dia.

 

4 dari 4 halaman

Proyek CIA

Pengelola The Black Vault Archives, John Greenewald Jr mendeklasifikasi dokumen pemerintah tentang laporan UFO, penampakan " Bigfoot" dan subjek lainnya.

Dia menyebut penggunaan istilah " fenomena udara tak dikenal" Pentagon yang belum pernah terjadi sebelumnya.

" Saya kaget mereka mengatakan seperti itu, dan alasannya adalah, apakah mereka tampaknya bekerja sangat keras untuk tidak mengatakan itu," kata Greenwald.

Greenewald berharap Pentagon akan merilis lebih banyak informasi tentang AATIP. Baik dengan pengungkapan sukarela atau melalui permintaan di bawah Undang-Undang Kebebasan informasi federal.

" Tapi setidaknya kita selangkah lebih dekat dengan kebenaran," kata dia.

Keberadaan AATIP terungkap pada 2017, bersama dengan video Departemen Pertahanan selama 33 detik yang menunjukkan objek udara dikejar dua jet Angkatan Laut di lepas pantai San Diego pada 2004. (ism)

Beri Komentar