MUI: Tak Ada Lagi Goyangan di Tayangan Buka Puasa dan Sahur Tahun Depan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 31 Mei 2019 08:01
MUI: Tak Ada Lagi Goyangan di Tayangan Buka Puasa dan Sahur Tahun Depan
MUI telah berembuk dengan KPI dan akan dibuatkan regulasi.

Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tayangan Ramadan ke depan tidak boleh lagi menyajikan konten goyangan di program siaran saat berbuka dan sahur. MUI telah mengajukan usulan tersebut kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melarang televisi menyiarkan tayangan yang mengandung unsur erotis.

" Berembuk dengan KPI, tahun depan (program) buka dan sahur tidak ada acara yang bergoyang. Tidak mengandung unsur-unsur erotisme," ujar Ketua Bidang Infokom MUI, Masduki Baidlowi di Gedung MUI, Jakarta, Rabu 29 Mei 2019.

Masduki mengatakan KPI menyambut baik usulan tersebut. Nantinya akan dibuatkan regulasi agar dapat dipahami oleh semua pihak.

" Kami sudah berdiskusi dengan KPI yang mempunyai kewenangan di wilayah hukum positif," ucap dia.

Selanjutnya, kata Masduki, setelah regulasi itu dibuat, pelaku industri televisi dipanggil untuk mensosialisasikan aturan tersebut.

" Nanti akan kita panggil industri TV dan artisnya," kata dia.

Pada Ramadan 2019 ini, MUI mengumumkan program yang harus dievaluasi serius yakni Sahur Seger Trans7, Sahurnya Pesbukers ANTV, Pesbukers Ramadan ANTV, Bukber Wo Banget Trans7, Gado-gado Sahur Trans7.

1 dari 5 halaman

Datangi MUI, Andre Taulany Minta Maaf

Dream - Andre Taulany mendatangi kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam karena telah dianggap menghina Nabi Muhammad dalam lawakannya di televisi.

" Saya datang untuk meminta maaf melalui MUI sebagai perwakilan umat Islam atas kekhilafan yang saya lakukan," kata Andre di kantor MUI, Jakarta Pusat, Sabtu 4 Mei 2019.

Andre mengaku tidak berniat menghina dengan menjadiman Nabi Muhammad sebagai bahan lelucon.

" Saya umat Islam tentu cinta kepada Rasulullah, dimana saya selalu menyebut namaya di setiap sholat, nauzubilahiminzalik kalau saya sampai menghina Nabi," imbuh dia.

 Andre

Oleh karena itu, Andre menyesali ucapannya. Dia meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa tersinggung dengan ucapannya.

" Dengan segala kerendahan hati, apabila ada candaan atau perkataan saya secara tidak langsung menyakiti seluruh umat islam saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar besarnya," ujarnya.

2 dari 5 halaman

Geram, Jihan Fahira Sumpahi Andre Taulany

Dream - Jihan Fahira marah besar kepada Andre Taulany, yang tengah menjadi sorotan karena dinilai menghina ustaz dan Nabi Muhammad. Artis lawas itu menumpahkan amarahnya melalui unggahan di Twitter, @jihanfahira.

" Semua makhluk bersalawat terhadap nabi, karena berliau rihmatan lil alamin, trus kamu hina dengan kalimat " badan apa kebon?" agamamu apa ci ndre?," tulis Jihan Fahira, dikutip padaa Sabtu 4 Mei 2019.

Andre memang disorot terkait lawakannya dalam sebuah acara televisi. Dalam sebuah video, Andre terlihat menjadi host sebuah acara dengan bintang tamu penyanyi Firza.

Pada acara itu, Firza mengaku pernah belajar agama dan menyebut tubuh Nabi Muhammad itu wangi bak seribu bunga. Andre pun menimpali pernyataan Firza itu dan terlontarlah kalimat, " Itu badan apa kebon."

Sebelumnya, Andre juga disorot karena dinilai menghina Ustaz Adi Hidayata dan Ustaz Abdul Somad dengan plesetan merek sepatu.

3 dari 5 halaman

Disumpahi

Melalui unggahan itu pula, Jihan Fahira memperingatkan Andre. Istri Primus Yustisio tersebut menyatakan bahwa harta dan kekayaan datangnya dari Sang Pencipta.

" Dikasih rezeki berlimpah dari Allah, tapi kekasih Allah kmu hina," tulis dia.

 Jihan

Menurut Jihan, wajar umat Islam merasa geram terhadap Andre. Sebab, tambah dia, pernyataan Andre sudah menghina Nabi Muhammad.

" Kamu hina junjunhan umat Islam dengan candaan kotoran, dosa apa rasul sama kamu? Saya pribadi saya sumpahin kamu kek pupuk kotoran buat tanaman," ujar dia.

4 dari 5 halaman

Dituding Hina Ustaz Abdul Somad, Ini Jawaban Andre Taulany

Dream - Andre Taulany akhirnya buka suara terkait tudingan yang menyebutnya menghina ulama dengan melontarkan sebutan 'Adisomad' pada sebuah acara televisi. Dia mengaku tidak pernah berniat menghina Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad dengan plesetan merek sepatu.

" Kalau memang ada yang menghubung-hubungkan dengan nama ustaz, saya tidak tahu-menahu. Karena demi Allah saya sama sekali tidak berniat untuk itu," kata Andre Taulany dikutip dari Liputan6.com, Kamis 2 Mei 2019.

Ayah tiga anak itu menyebut bahwa kata Adisomad itu dianggap universal. Bukan sengaja untuk menghina dua ulama tersohor Indonesia itu.

  Terungkap Alasan Andre Taulany Bungkam Masalah Unggahan Kontroversi Istrinya

Andre dan istrinya (Instagram @andreastaulany)

" Nama Adisomad kan nama universal, saya rasa di Indonesia banyak sekali nama seperti itu. Ketua RW saya juga namanya Pak Adisomad," tutur Andre Taulany.

5 dari 5 halaman

Plesetan

Menurut Andre, konteks Adisomad yang dimaksud merupakan plesetan dari sebuah merek sepatu terkenal, Adidas. Namun nama itu terpaksa ia plesetkan karena dirinya tak boleh menyebut produk di acara televisi.

" Ya, itu kan plesetan dari kata Adidas. Karena saya enggak boleh menyebut merek di dalam program tersebut. Terus kenapa saya dituduh menghina ustaz? Saya enggak ada menyebut kata ustaz siapa pun," ucap mantan vokalis Stinky ini.

" Dan itu konteksnya dalam komedi juga, tidak membicarakan tentang agama, politik, ustaz, dan lainnya. Kami lagi ngobrolin soal hobi koleksi sepatu, jadi saya rasa enggak ada unsur penghinaan terhadap siapapun," imbuhnya.

(Sah, Sumber : Liputan6.com/Rizky Aditya Saputra)

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan