Ngeyel Tak Mau Pakai Masker, 2 Penumpang Pesawat Ditangkap

Reporter : Ulyaeni Maulida
Senin, 24 Agustus 2020 16:00
Ngeyel Tak Mau Pakai Masker, 2 Penumpang Pesawat Ditangkap
Keduanya dihadapkan pada dua tuntuan sekaligus.

Dream – Dua pria ditangkap di Bandara Madrid, Spanyol, karena menolak memakai masker di pesawat terbang. Keduanya mengabaikan peraturan dari pihak maskapai. Mereka diduga masih dalam pengaruh alkohol.

Para penumpang lainnya mengatakan bahwa kedua pria tersebut menyebabkan gangguan di dalam pesawat. Bahkan beberapa diantara mereka meminta untuk memisahkan atau menempatkan kedua pria itu ditempat lain.

Terlihat juga tiga orang pramugara yang mencoba berbicara dengan kedua pria tersebut. Mereka menjelaskan mengenai peraturan penggunaan masker yang wajib digunakan, demi menghentikan penyebaran Covid-19.

Tak hanya itu, pilot yang bertugas menerbangkan pesawat dari Tenirife ke Madrid pun turun tangan. Ia meninggalkan kokpit untuk berbicara dengan mereka. Namun, keduanya tetap menolak menggunakan masker.

1 dari 2 halaman

Ditempatkan dibagian belakang pesawat

Dua Pria Tidak Menggunakan Masker© Foto: 20 Minutos

Akhirnya, kedua pria tersebut ditempatkan dibagian belakang pesawat selama sisa penerbangan. Sikap mereka yang menolak menggunakan masker pun menjadi perilaku yang tak patut untuk dicontoh.

“ Mereka menggangu penumpang lain selama penerbangan. Teriakan mereka juga menyebabkan ketidaknyaman bagi yang lain,” ungkap salah seorang penumpang.)

2 dari 2 halaman

Ditangkap

Ketika pesawat berhasil mendarat di Bandara Madrid, mereka pun ditangkap dan dikawal untuk menuju tempat interogasi. Mereka dimintai keterangan terkait tindakan buruk mereka.

Keduanya pun harus siap menghadapi dua tuntutan sekaligus. Yaitu menolak memakai masker dan menyebabkan gangguan publik.

Peristiwa tersebut memicu reaksi besar di berbagai media sosial. Mereka mengatakan bahwa seharusnya kedua pria tersebut tidak diizinkan naik pesawat. Terlebih keduanya terlihat masih dalam pengaruh alkohol.

 

 

(Sumber: www.mirror.co.uk

Beri Komentar