NU Siap Kerja Usai Hasil Memuaskan Konbes 2022, Gus Yahya: `Risikonya Lebih Capek dan Pusing`

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Senin, 23 Mei 2022 06:01
NU Siap Kerja Usai Hasil Memuaskan Konbes 2022, Gus Yahya: `Risikonya Lebih Capek dan Pusing`
Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2022 telah menghasilkan 19 peraturan perkumpulan yang memuskan sang ketua umum PBNU, Gus Yahya

Dream - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PNBU), KH Yahya Cholil Staquf menegaskan kepengurusannya kini siap mulai bekerja setelah Konferensi Besar (Konbes) NU 2022 telah selesai. Konbes di antaranya menghasilkan 19 Peraturan Perkumpulan (Perkum) yang mengatur tentang jalannya organisasi.

Orang nomor satu NU yang biasa disapa Gus Yahya itu bahkan memuji pelaksanaan Konbes 2022 yang dianggap lebih membahagiakan dibandingkan Muktamar ke-34 NU di Lampung akhir tahun lalu.

" Dengan hasil-hasil Konbes ini kita sungguh siap untuk bekerja sepenuhnya melaksanakan berbagai agenda dan program-program yang sudah kita miliki sejauh ini,” ungkap Gus Yahya saat menutup Konbes NU 2022 di Hotel Yuan Garden, Pasar Baru, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Menurut Gus Yahya Konbes NU kali ini memperlihatkan pergulatan pembahasan Perkum NU sehingga menghasilkan aturan yang diharapkan. Dia juga bahagia telah mendelegasikan tugas kepada orang-orang tang tepat.

1 dari 4 halaman

`Risikonya Lebih Capek dan Pusing`

Tak lupa Gus Yahya berterima kasih kepada Pengurus Wilayah (PW) NU yang menyediakan waktunya membahas berbagai materi. Seraya mengingatkan jika hasil Konbes NU 2022 menunjukan seluruh peserta siap menanggung risiko.

" Risikonya untuk lebih capek dan pusing dengan pekerjaan yang akan bertambah banyak," ungkapnya.

Selain memastikan seluruh bahan materi dipersiapkan secara serius, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin, Rembang, Jawa Tengah ini menilai Konbes kali ini menghasilkan kualitas yang tak pernah dilihatnya sebelumnya.

" Kalaupun masih membutuhkan berbagai kebutuhan, kita tentu akan melakukan upaya-upaya penyempurnaan sebagaimana mestinya,” kata Gus Yahya. seraya mengatakan dirinya sempat khawatir waktu pembahasan materi Konbes takkan cukup dari jadwal yang direncanakan.

(Sah, Sumber: nu.or.id)

2 dari 4 halaman

19 Perkum yang Dihasilkan dari Konbes NU 2022

Dream - Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2022 yang berlangsung sejak 20-22 Mei 2022 di Jakarta menghasilkan 10 Peraturan Perkumpulan (Perkum) yang akan mengikat semua anggota. Perkum ini diyakini akan menjadikan NU sebagai organisasi yang lebih modern

Ketua Umum Pengurus Besa (PB) NU KH. Yahya Cholil Staquf menyambut gembira kehadiran 19 Perkum yang dihasilkan Konbes NU 2022 itu. Dia juga merasa lega karena telah memilih orang yang tepat untuk mempersiapkan Perkum tersebut.

" Saya mendelegasikan kepada orang orang yang memang tepat melaksanakan tugasnya. Bahan- bahan yang dihasilkan di Konbes ini sangat berkualitas," kata Gus Yahya dalam sambutan penutupan pleno.

Gus Yahya mengungkapkan jajaran pengurus dan panitia telah bekerja siang dan malam dalam menyiapkan materi yang dibahas dalam pleno. Semua materi itu bahkan dipujinya sebagai " kelas 1" .

" Diskusi pembahasan juga dinamis. Sehingga hasilnya juga sangat berkualitas. Kualitasnya belum pernah saya lihat pada konbes-konbes sebelumnya," ujarnya.

 

3 dari 4 halaman

Semua Perkum yang telah dihasilkan itu diharapkan bisa dijalankan seluruh jajaran pengurus, dari pusat hingga cabang. Peraturan itu akan menjadi landasan bagi para pengurus untuk berkhidmat menjalankan roda organisasi.

" Dengan peraturan perkumpulan itu saya meyakini, NU ke depan akan menjadi organisasi yang memiliki tata kelola yang modern," kata dia.

Sementara itu Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar saat menutup Kobes NU menyebut materi-materi yang dihasilkan Konbes sangat berkualitas. Dia juga kagum dengan antusiasme yang sangat besar dari Peserta Konbes kali ini.

“ Kalau dulu jumlah peserta ada 100, yang ikut sidang paling hanya 25 orang, yang 75 di luar. Sekarang berbalik. Yang 75 di dalam, yang lain di luar,” kata.

Ke-19 Perkum yang dihasilkan dalam Konbes NU 2002 itu terbagi dalam tiga klaster yaitu keanggotaan dan kaderisas, keorganisasian yang terdiri dari 12 Perkum ; dan pedoman organisasi.

Peraturan itu di antaranya menyangkut rangkap jabatan di lingkungan NU, pedoman kerja sama dengan lembaga eksternal, pembentukan kepengurusan, sistem pembayaran, dan ketentuan lainnya.

Konbes NU kali ini diikuti oleh pengurus Tanfidziah PBNU, ketua PWNU, ketua lembaga, dan ketua badan khusus otonom NU. Para pimpinan subkomisi yang menyampaikan hasil pleno pada rapat yang dipimpin Ketua PBNU, KH Amin Said Husni antara lain H Nusron Wahid, H Imron Rosyadi, Syarif Munawi, Chairul Shaleh Rasyid, Gus Aizzuddin Abdurrahman, dan Ny Alissa Wahid.

4 dari 4 halaman

Pada bagian lain dalam penutupan Konbes NU 2022, PBNU juga mengumumkan hasil vaksinasi yang diselenggarakan bersama Kementerian Agama dan Kepolisian RI. Dalam laporannya, Gus Yahya menyebut pelaksanaan vaksinasi booster yang dilakukan menjelang mudik lebaran melampaui dari yang ditargetkan.

Dari target yang ditetapkan sebanyak 1 juta dosis vaksin booster, PBNU mendapat pencapaian hampir dua kali lipat atau tepatnya 1.964.000 dosis.

“ Itu kita tetapkan sambil was-was. Tapi ternyata hasilnya bisa mencapai 1.964.000 dosis,” kata Gus Yahya.

Pencapaian maksimal diperoleh empat Pengurus Wilayah NU karena hasilnya yang melampaui target. Keempat wilayah itu adalah Jawa Timur yang mencapai 329 ribu dari target 250 ribu), Jawa Barat mencapai 324 ribu (100 ribu), Jawa Tengah mencapai 135 ribu, dan Sumatera Utara yang mencapai 135 ribu dari target 50 ribu.

Atas capaian di atas target tersebut, PBNU memberikan apresiasi berupa hadiah masing-masing berupa uang tunai senilai Rp 25 juta.

Beri Komentar